Jarak Pun Berkhianat

0
118

Aku tergugu
Tertunduk dalam sendu
Hadirmu hanyalah bayang semu
Sekelebat rupa tampak, wujud palsu
Terhempas rinai hujan lebat menderu
Seketika hati lebur terharu
Perjumpaan yang ditunggu
Menjelma temu

Namun,

Hatiku terkilir
Angin bertiup semilir
Jarak berkhianat, aku tersingkir
Penantianku hancur lebur telah berakhir
Izinkan jiwaku dendangkan syair
Akan luka berlendir
Letih terusir

Hingga,

Tak terbendung
Siluet pisau terancung
Jerit tertahan menyayat bergaung
Ada akal dan emosi sengit bersaung
Terpaku pada opsi bersambung
Untung atau buntung
Terkatung-katung

Tabalong, 18 Agustus 2020

Penulis: Hafidzaturrahmi, mahasantriwati semester 5 Mahad Aly Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Kalimantan Selatan

Baca juga:  Rindu Tertahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here