Hand Sanitizer UIN Walisongo untuk Siapa?

0
999
Paket Hand Sanitizer yang sudah siap dibagikan / Kredit Foto: Dok. Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo

Semarang, Justisia.com – Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo Semarang telah berhasil membuat hand sanitizer pada Sabtu, 14 Maret 2020. Hand sanitizer yang telah jadi tersebut dibagikan pada Senin (16/03/2020).

Berdasarkan tulisan yang dimuat di walisongo.ac.id hand sanitizer tersebut dikemas dalam satu paket dan dibagikan kepada utusan dari semua fakultas dan lembaga di UIN Walisongo Semarang.

Masih dari sumber yang sama, pembagian tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Jurusan Kimia, Malikhatul Hidayah dan beberapa dosen kimia yang bertempat di ruang Saintek pada 06.30 WIB.

Dalam berita yang dirilis Tim Humas tersebut, Malikathul mengatakan, pihaknya berencana akan membuat hand sanitizer lagi mengingat hasil pembuatan Sabtu kemarin masih terbatas, karena terbatasnya bahan baku untuk membuat hand sanitizer.

Hal ini juga dibenarkan oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Ismail.

“Hand Sanitizer dibuat oleh tim prodi Kimia/ pendidikan Kimia FST . Sementara hanya mampu membuat dalam jumlah terbatas,” tuturnya saat dikonfirmasi melalui aplikasi berbagi pesan WhatsApp.

Baca juga:  UIN Walisongo dan Kemenaker RI Sepakat Tangani BLK Komunitas

Ismail menambahkan jumlah yang dibagikan berkisar 13 paket hand sanitizer yang disertai dengan lambang UIN Walisongo Semarang. Dalam penjelasannya, keterbatasan jumlah ini disebabkan sulitnya mencari bahan baku. Karena di apotek-apotek telah kehabisan stok.

Untuk Siapa?

Berdasarkan pernyataan Dekan FST, Ismail, hand sanitizer ini merupakan bentuk aksi nyata tim kimia ataupun Fakultas Sains dan Teknologi dalam pencegahan Corona.

Berdasarkan perintah yang dikeluarkan Ismail kepada Kaprodi Kimia, Kaprodi pendidikan kimia, dan dosen kimia hasil pembuatan hand sanitizer ini nantinya akan dibagikan untuk warga UIN Walisongo atau semua unit.

“Selanjutnya hasilnya dibagikan untuk warga UIN Walisongo/ semua unit,” petikan dari surat perintah tersebut.

Saat ditanya diperuntukkan kepada siapa hand sanitizer tersebut didistribusikan untuk kalangan sendiri dan belum mampu untuk keluar kampus.

“Produk tersebut ditempatkan di tempat strategis seperti, dekat mesin finger print, tidak untuk dibawa. Di masjid kampus 1,2,3 dan di kantor fakultas-fakultas,” imbuhnya.

Ketika disenggol perihal pembagian untuk mahasiswa, Dekan yang menggantikan Ruswan ini mengatakan, mahasiswa boleh memanfaatkan saat di kantor semua fakultas atau unit.

Baca juga:  Koordinator Pelita: Santri Mereduksi Kelompok-Kelompok Intoleran

“Yang dibagikan hanya sekitar 13 paket dan masih banyak unit di UIN Walisongo belum kebagian,” tandasnya.

Berkaitan dengan pembagian hand sanitizer oleh FST, Ketua Dema UIN Walisongo Semarang, Rubait Burhan Hudaya berharap, kampus bisa membagikan hand sanitizer untuk mahasiswa minimal di setiap PKM atau ruang kelas. (Sidik/Sonia)

Reporter: Sidik
Penulis: Sidik
Editor: Sonia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here