FKHM dan PMII Rayon Syariah Bagikan Sembako dan Hand Sanitizer Kepada Warga Kolong Jembatan

0
332

justisia.com– Forum Kajian Hukum Mahasiswa (FKHM) d bagikan sembako dan hand sanitizer kepada warga kolong jembatan Cakrawala Arteri, sabtu (09/05/20).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian FKHM atas warga yang terdampak pandemi Covid-19 di kolong jembatan Cakrawala Arteri.

Penyerahan sembako dan hand sanitizer tersebut diwakili  2 orang dari anggota FKHM dan 2 orang dari PMII.

Saat dikonfirmasi ketua umum FKHM, Ela Vinda membenarkan adanya pembagian sembako dan hand sanitizer ini.

Menurutnya, adanya pandemi Covid-19 serta dengan anjuran pemerintah social distancing banyak dari masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.

“Karena kita tau semua terdampak, kita harus bisa membantu pemerintah, gotong royong, solidaritas, dan meningkatkan empati kita, menyadarkan visi kemanusiaan kita, bahwa negara juga butuh rakyat hadir, negara tidak mungkin bisa hadir ke pelosok-pelosok kecil negara itu sendiri,” tuturnya saat diwawancarai via aplikasi whatsapp.

Ela juga menerangkan pembagian sembako ini sebanyak 2.5 kg beras dan 1 deligen hand sanitizer kepada 45 kepala keluarga warga kolong jembatan Cakrawala Arteri.

Baca juga:  Masa Aksi mencari Keadilan, Walikota Seolah Acuh

Ia berharap walaupun hanya  sedikit, semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk warga Cakrawala di tengah pandemi Korona ini dan juga bisa memotivasi yang lain untuk bisa sama-sama berbagi. Yang mampu bisa berbagi kepada yang tidak mampu.

Respon warga kolong jembatan Cakrawala sangat positif, mereka bersyukur masyarakat Cakrawala  ada yang membatu memberi bantuan.

“Karena selama pandemi ini kami warga tidak bisa berbuat banyak, mengikuti anjuran pemerintah di rumah saja,” terang Joko, ketua RT warga kolong jembatan Cakrawala.

Joko berharap pemerintah juga bisa membantu warga Cakrawala selama pandemi ini. Karena selama ini warga bekerja dengan penghasilan yang kurang. Dengan anjuran pemerintah #dirumahaja warga tidak bisa mencari nafkah dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Reporter: Popo, Anisa
Penulis: Anisa
Editor: Harly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here