Cak Nif: Mindset Berasal dari Dominasi Referensi yang Dibaca

0
152

Semarang, justisia.com-“Suatu perbuatan itu menjadi perbuatan yang lebih ketika kita memiliki kesadaran untuk melebihkannya,” ujar Nanang Hanif Basyarudin, salah satu narasumber dalam kegiatan workshop Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo pada Rabu (30/9).

Dalam workshop yang diadakan di Hom Hotel Semarang kali ini, sosok yang sering disebut-sebut sebagai Cak Nif menjelaskan tentang Mindset Domination dan Eskalasi.

Menurutnya, Mindset domination berasal dari referensi yang pernah dibaca dan di setting oleh manusia.

“Kalau anda ingin menjadi prakstisi hukum, penegak hukum maka sering-seringlah membaca yang kaitannya dengan hukum. Dari kebiasaan itu, maka mindset domination kita akan terdorong sendiri ke arah yang akan kita tuju,”  ungkap beliau dalam acara yang dihadiri oleh mahasiswa FSH. 

Cak Nif juga Menyebut bahwa dominasi mindset ini penting untuk pemberdayaan masyarakat.

“Karena ketika kita terjun ke masyarakat secara langsung, kita harus bisa membaca situasi di lingkungannya. Dan membacanya ini adalah dengan cara dibiasakan. Biasakan membaca, supaya mengetahui dan mengenali orang yang kita temui seperti apa, supaya kita dapat menempatkan diri dengan baik dan beradaptasi dengan baik pula,” lanjut pria yang mengaku pendiri Andromeda Learning Center Yogyakarta.

Baca juga:  Makam: Nama Desa Laiknya Kuburan

Dari kebiasaan membaca referensi yang didominankan dengan tujuan hidup masing-masing, maka akan muncul kemampuan eskalasi.

Eskalasi didapatkan dengan membangun hal-hal kecil yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan dengan membangun dan menyadari hal-hal kecil tadi, akan didapatkan pemahaman terhadap pola pikir manusia.

“Dengan eskalasi terlebih dahulu terhadap apa yang akan kita lakukan, maka kita dapat meminimalisir resiko. Sehingga peluang munculnya banyak resiko yang merugikan semakin sedikit,” kata Beliau.

“Sesuatu itu bisa menjadi berarti dan tidak berarti tergantung dengan bagaimana kita dapat mengelola mindset kita,” tambah Cak Nif.

Reporter: Popo
Penulis: Popo
Editor: Harly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here