Buruh Sebagai Tumbal Investor Masuk Indonesia

0
157
Website | + posts

Semarang, justisia.com – Dari Stasiun Tawang Semarang sampai dengan Gedung Gubernur Semarang, itulah rute Aksi masa menentang RUU omnibus law di Semarang.

Dengan diikuti oleh Mahasiswa dari UNNES dan UNS, serta para serikat dari Serikat Pekerja Indonesia Perjuangan (SPIP), KASBI, KPBI, dan lain sebagainya, Komando aksi mengumandangkan orasinya sepanjang jalan sampai depan Kantor Gubernur Jawa Tengah.

RUU Omnibus Law ini diduga hanya menjadikan buruh sebagai taruhan untuk menarik investor ke dalam negeri.

“RUU ini hanya pro dengan investor asing, sedangkan kita para buruh hanya mendapatkan 2,7 juta untuk apa?,” ujar salah satu komando aksi kali ini.

Selain itu, komando juga menyamakan virus Corona yang saat ini tersebar di China dengan keadaan yang menimpa Indonesia.

“Kalau virus Corona sedang tersebar di China, di Indonesia sedang tersebar virus omnibus law,” ungkapnya dengan tegas.

Reporter: Popo
Penulis: Popo
Editor: Harly

Baca juga:  Kirab Santri: Ponpes Ma'rufiyah Tunjukkan Kreativitas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here