Beralih Profesi dari Pedagang Pasar Menjadi Pedagang Online

0
53
Kredit gambar: Sirclo
Nia Safira

Justisia.com – Zaman sudah semakin berkembang, begitu pula dengan peradaban dan teknologinya. Apabila kita tidak dapat mengikuti perkembangan zaman, kehidupan kita akan semakin tertinggal. Negara kita pun semakin mengembangkan dan menginovasikan hal-hal baru agar dapat menjadi lebih baik lagi untuk ke depannya.

Tak hanya itu, dengan perkembangan itu pun akan mempermudah dan membuat kenyamanan bagi makhluk hidup di dalam lingkungannya terutama bagi manusia itu sendiri. Perkembangan itu dilakukan dalam segala bidang kehidupan. Seperti dalam bidang pendidikan, budaya, sosial, kesehatan, ekonomi, dan lain sebagainya.

Dalam bidang ekonomi sendiri membuat pertumbuhan ekonominya semakin meningkat. Pertumbuhan ekonomi merupakan satu capaian yang menjadi prioritas utama bagi sebuah negara. Pemerintah akan melakukan berbagai strategi ekonomi yang dapat menunjang tercapainya tingkat pertumbuhan ekonomi dan menjadi gambaran tingkat kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakatnya.

Dengan adanya pertumbuhan ekonomi tersebut membuat semua semakin menginovasikan hal-hal yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Seperti yang tadinya menjadi pedagang pasar saat ini beralih profesi menjadi pedagang online.

Strategi pemasarannya yang digunakan pun beralih dari yang sebelumnya memasarkan produk secara langsung kini menjadi memasarkan produk dengan cara tidak langsung.

Baca juga:  Gus Dur dan Pemikiran Keislaman

Berbicara mengenai pedagang online, pedagang online biasa juga disebut dengan bisnis online atau online shop. Kalian tahu gak sih apa itu definisi pedagang online atau bisnis online itu sendiri? Pedagang online atau bisnis online merupakan segala kegiatan (bisnis, urusan, atau kepentingan) yang menggunakan fasilitas internet untuk mencapai tujuan (keuntungan atau profit).

Menurut situs wikipedia.org, bisnis online dikenal dan digambarkan sebagai perdagangan elektronik. Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.

E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Dengan adanya perdagangan atau bisnis online ini, sangat menguntungkan kedua belah pihak (penjual dan pembeli). Keuntungannya seperti mudah dijalankan di mana pun dan kapan pun, jangkauan pasar lebih luas, modal yang diperlukan tidak terlalu besar, tidak memerlukan tempat, karyawan yang diperlukan lebih sedikit, waktu fleksibel, produk yang dijual bervariasi, dan lain sebagainya.

Tak hanya itu, transaksi yang dilakukan dalam perdagangan online ini pun sangat praktis. Ada beberapa cara untuk menerima pembayaran pemesanan secara online, yaitu: transfer bank, jasa pengiriman uang secara online, rekening bersama, COD (Cash on Delivery), pembayaran, pengemasan, customer service, ada keterangan update dari pemesanan sampai pengiriman, insentif untuk konsumen dan toko online (Prasetio, 2012: 32).

Baca juga:  Haji, Antara Refleksi dan Eksistensi

Namun, tak hanya kelebihan saja yang berada dalam perdagangan online tersebut. Adapun beberapa kekurangan yang dimilikinya, seperti persaingan ketat, krebilitas diragukan, konektivitas internet, dan lain sebagainya.

Kemudian dalam berdagang atau sebagai pembeli kita pun harus memiliki beberapa etika yang baik. Laudon (2009: 8-9) dalam Prasetio (2012: 38-39) menyebutkan, beberapa etika yang bisa digunakan untuk mengevaluasi kegiatan bisnis online shop, yaitu:

  1. The Golden Rule (Memposisikan diri sebagai konsumen).
  2. Universalism (Suatu tindakan yang tidak bisa diterapkan dalam segala keadaan).
  3. Slippery Slope (Situasi tidak bisa dilakukan berulangkali, maka lebih baik tidak dilakukan sama sekali).
  4. Collective Utilitarian Principle (Ambil tindakan yang menghasilkan nilai positif bagi komunitas).
  5. Risk Aversion (Ambil tindakan yang mengakibatkan masalah terkecil atau potensi biaya terendah).
  6. No Free Lunch (Selalu diasumsikan bahwa setiap benda baik yang berwujud maupun tidak berwujud dimiliki seseorang).
  7. The New York Times Test (Sumsikan bahwa hasil tindakan yang dilakukan akan menjadi artikel utama di surat kabar besar pada hari berikutnya).
  8. The Social Contract Rule (Sebuah komunitas dimana prinsip yang diusulkan oleh salah satu anggotanya, didukung menjadi prinsip organisasi tersebut).
Baca juga:  Fikih dan Fenomena Persekusi

Oleh karena itu, kita sebagai generasi milenial harus mengikuti proses perkembangan setiap zaman yang ada, agar nantinya hidup menjadi tentram dan lebih baik lagi untuk ke depannya. Terutama dalam pemanfaatan media internet yang dapat digunakan untuk bisnis online yang sangat menggiurkan.

Tanpa harus memiliki modal banyak dan pengeluaran yang berlebihan dengan cara strategi yang praktis untuk digunakan dan tanpa merepotkan antara penjual dan pembeli. Mulai sekarang carilah langkah awal, kembangkan, dan inovasikan segala hal yang berada dalam lingkungan sekitar terutama dalam pemanfaatkan media dan teknologi yang serba canggih ini.
__________
*Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah UIN Walisongo Semester 7

________________
Referensi

Jurnal
Rinaldi Mikhral, dkk. 2017. Analisis Pengaruh Perdagangan Internasional dan Variabel Makro Ekonomi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Publik Indonesia Vol. 4 No. 1.
http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/EKaPI/article

Blog
Desra. Toko Offline Vs Online: Kelebihan & Kekurangannya Yang Harus Diketahui. Https://Www.Jurnal.Id/Id/Blog/Toko-Offline-Vs-Online-Kelebihan-Kekurangannya/ Diakses Pada 1 Januari 202.
Egi Septiadi. Langkah Pelaku Ukm Cirebon Di Masa Pandemi Covid 19, Beralih Profesi Dan Berjualan Online. Https://Cirebon.Pikiran-Rakyat.Com/Video/Detail/1642/Langkah-Pelaku-Ukm-Cirebon-Di-Masa-Pandemi-Covid-19-Beralih-Profesi-Dan-Berjualan-Online Diakses Pada 27 Mei 2020, 14:33 WIB.
Hestanto. Teori Online Shop Menurut Beberapa Ahli. https://www.hestanto.web.id/online-shop/
Akhmad Sadad. Definisi Bisnis Online.
https://apiliasi.wordpress.com/definisi-bisnis-online/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here