Bekali UMKM Pemasaran Digital, Inovasi Mahasiswa Asal Blora

0
33
Mahasiswa KKN RDR 75 UIN Walisongo Semarang foto bersama dengan pemilik dan rewang usaha kripik singkong setelah melakukan pelatihan digital marketing, Senin (09/11/2020).
M. Bahrul Ulum
Reporter

Blora, Justisia.com – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo asal Blora Endang Paniati adakan pelatihan digital marketing (pemasaran digital) bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik singkong di Desa Patalan, Blora, Senin (09/11/2020).

Motif Endang memberi pelatihan adalah sebagai edukasi tentang pentingnya penggunaan digital marketing serta pembuatan konten marketing online (pemasaran secara daring). Pasalnya di era pandemi Covid-19, penghasilan dari pemasaran secara daring menjadi salah satu terobosan bagi para wirausaha.

Digital marketing di masa pandemi Covid-19 menjadi platform marketing yang booming dan menjanjikan apabila ditekuni. Apalagi ditengah pandemi covid-19, yang mana online marketing menjadi salah satu peluang dalam melakukan penjualan. Dan saya pilih IG karena sangat familiar di masyarakat serta mudah digunakan,” ujar Endang yang sedang melakukan KKN RDR 75 di Desa Patalan.

Endang mengutip laman wartaekonomi.co.id, bahwa para pelaku bisnis perlu mengoptimalkan pemasaran secara daring dan melakukan digital branding sebagai sarana komunikasi dengan target konsumennya.

Baca juga:  Mematikan Listrik, Mematikan Konsentrasi Mahasiswa

Potensi warga Desa Patalan sebagai wirausaha perlu ditingkatkan melalui UMKM, jadi tidak hanya sebagai petani saja, namun warga juga memiliki penghasilan tetap. Hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi Mahasiswa KKN RDR UIN Walisongo, mengingat tempat pelatihan berada di usaha yang belum memanfaatkan pemasaran secara online.

Mahasiswa UIN Walisongo tersebut berharap supaya usaha di daerahnya dapat berkembang, dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar, memakmurkan kondisi sosial ekonomi Desa Patalan khususnya, serta menjadi desa percontohan di bidang edukasi maupun ekonomi.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan baik dari pemilik usaha keripik singkong, Agung Budi Utomo (25). Ia mengucapkan terimakasih dengan adanya pelatihan tersebut, Agung merasa terbantu dan wawasannya bertambah.

“Sebelumnya saya ucapakan terimakasih yang sebesar-besarnya sudah mau berkunjung di usaha keripik singkong saya. Semoga lain waktu bisa kesini lagi. Pelatihan ini memberikan saya banyak gambaran mengenai marketing digital sehingga usaha saya nantinya bisa tambah berkembang dan jaya¸ terimakasih mbak,” tutur Agung.

Reporter: Arul
Penulis : Arul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here