Amcor UIN Walisongo Bersama If/Then Gelar Pemutaran Film Dokumenter

0
82
Pemutaran film dokumenter oleh If/Then bersama American Corner UIN Walisongo, Selasa (18/2/2020) /Foto: Sidik

Semarang, Justisia.com – American Corner UIN Walisongo bersama If/Then menggelar pemutaran film dokumenter pada Selasa (18/2/2020) yang bertempat di UPT Perpustakaan pusat lantai 2.

Acara yang bertajuk If/Then Traveling Documentary Masterclass tersebut dihadiri oleh 128 Mahasiswa dari berbagai fakultas.

“Jumlah peserta yang hadir menurut presensi [kehadiran] sebanyak 128 mahasiswa,” ungkap salah satu panitia, Dafi saat dihubungi melalui aplikasi berbalas pesan WhatsApp.

Acara diawali dengan penyampaian materi dari pegiat Indocs, Albertus Wida Wiratama. Dilanjutkan dengan pemutaran dua film dokumenter berjudul “How Far I’ll Go” buah karya Ucu Agustin, dan “Diary of Cattleā€ buah karya Lidia Afrilita dan David Darmadi.

Film “Diary of Cattle” yang disutradarai oleh Lidia dan David ini dinobatkan sebagai pemenang ajang If/Then Southeast Asia 2018. Film berdurasi 18 menit itu mengisahkan kehidupan sapi-sapi di gunungan sampah.

Setelah pemutaran film acara dilanjut diskusi oleh David Darmadi. Dalam diskusi tersebut David mengungkapkan, film dokumenter mempunyai pasar yang besar, tapi di Indonesia masih minim pasarnya.

Baca juga:  KKN MIT 9 Posko 28 Revitalisasi Lahan Kosong di Banjardowo

Hal ini dikuatkan oleh Obe, panggilan akrab Albertus. “Perfilman dokumenter mempunyai pasar yang besar. Namun, di Indonesia perfilman orientasinya adalah layar lebar dan komersialisasi,” ungkapnya.

Menurut David dan Obe film dokumenter cocok untuk mahasiswa, sebab pembuatannya yang tidak memerlukan banyak kru dan alurnya lebih mengalir dan apa adanya. (M2SP6/Am)

Reporter: Sidikdotko
Penulis: Sidikdotko
Editor: Afif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here