7 Orang Ditangkap Sebelum Aksi Selasaan

0
140
Website | + posts

Semarang, justisia.com-Sebanyak 7 massa aksi Selasaan dalam rangka memperingati 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) ditangkap oleh Polisi sebelum melakukan aksi pada Selasa, (01/12/2020) di Tugu Muda Semarang.

Hal ini dibenarkan oleh koordinator Aksi, Dewi.

“7 orang tersebut (massa yang tertangkap) dibawa ke Polrestabes, sekitar jam 15:00 WIB,” ungkapnya.

7 massa aksi tersebut ditangkap dan dibawa ke Polrestabes Kota Semarang.

Berdasarkan siaran pers Jaringan Muda Semarang, massa aksi tersebut baru sampai di daerah Tugu Muda dan menunggu massa aksi lainnya untuk berkumpul dan memulai aksi.

Massa aksi diteriaki dan diancam akan diangkut karena tidak memberikan surat pemberitahuan.

Namun, pernyataan tersebut disangkal oleh Jaringan Muda Semarang melalui siaran pers, bahwa surat pemberitahuan sudah diberikan tiga hari sebelum aksi dilakukan.

Selain melakukan penangkapan, personel polisi yang diterjunkan juga menyita banner yang digunakan untuk aksi.

Pada saat tim hukum mendatangi massa aksi yang ditangkap untuk dibebaskan, menurut siaran pers tersebut, pihak kepolisian tidak mengizinkan.

Pada pukul 16.00 WIB, massa aksi belum dibebaskan.

Pada pukul 16.53 WIB, menurut Koordinator Muda Bersuara, Alhilyatus Zakiya menuturkan, 7 massa aksi yang ditangkap sudah dibebaskan.

Berikut nama 7 orang yang ditangkap pihak kepolisian:

  1. Rotama Gurning (Unwahas)
  2. Eko Krisgiyantoro (Unwahas)
  3. Sindi Desi Minanti (Unwahas)
  4. Farhan (Unwahas)
  5. Imam Lutfi Hidayah (Unwahas)
  6. Alfianto (Unwahas)
  7. Raka Wahyu Wibowo (Unwahas)

(Rep. Alvin/Red. Harly)

Baca juga:  Giyanto: "Kocar-kacir keadaan buruh imbas dari demokrasi yang ugal-ugalan"

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here