Walikota Semarang: Proposal Harus Diajukan Setahun Sebelum Kegiatan

0
314

Semarang, justisia.com-Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan bahwa pengajuan proposal untuk suatu kegiatan harus dilakukan setahun sebelumnya.

“Jika kesulitan melakukan suatu kegiatan, bisa mengajukan proposal ke saya, nanti saya bantu, karena Walikota ini bapaknya orang Semarang,” ujarnya.

Perkataan Hendrar itu dikutip oleh Dinas Sosial Kota Semarang, Muthohar saat diwawancarai salah satu reporter Justisia, di Aula utama gedung Balaikota Semarang, Senin (11/11/2019).

Mulanya Muthohar menceritakan jika seseorang akan melakukan suatu kegiatan harus direncanakan sebelumnya.

“Setelah direncanakan secara matang pun, terkadang masih kurang benar pelaksanaannya, apalagi jika tidak direncanakan secara maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan jika suatu kegiatan itu melibatkan pemerintah berupa pengajuan dana, maka harus diajukan setahun sebelumnya.

Hal itu dilakukan sebab Pemkot Semarang harus mengalokasikan dana sesuai dengan anggaran yang direncanakan.

“Sekarang yang namanya anggaran itu diawasi oleh aparat penegak hukum, sehingga ada 2 dana pemerintah, yakni dana yang bersifat perencanaan dan ada dana dadakan,” tambahnya.

Untuk dana dadakan, akan dialokasikan jika terjadi suatu keadaan yang tidak terduga, misalnya terjadi bencana alam.

Baca juga:  Sisi Lain dari Desa Candi Garon

“Semua kegiatan bisa diajukan, karena pemkot semarang mempunyai beberapa kepala dinas, diantaranya; dinas olahraga, sosial, perdagangan, perindustrian, tenaga kerja, dan sebagainya,” ujar Muthohar.

Setelah permohonan dana diajukan, pemerintah kota Semarang akan mengajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk diklarifikasi,

“Setuju atau tidak, kalau setuju berarti tahun depan dana akan cair,” ungkapnya.

Kepala dinas sosial ini mengatakan, Pemerintah itu melayani seluruh kegiatan rakyat, yaitu meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan (Ipoleksosbudhankam).

“Oleh karena itu pemerintah mengayomi rakyat semenjak lahir sampai meninggal, baik rakyat yang berada di tingkat sekecil RT, RW atau kecamatan dan sebagainya,” pungkasnya.

Reporter: Najih.
Penulis: Najih
Editor: Harly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here