Wali Wisudawan Tidak bisa masuk ruang Audit, Adnan: Mereka ‘kan Terlambat

0
230

Semarang, justisia.com-UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan wisuda Diploma (D.3) yang ke-25, sarjana (S1) yang ke-76, Magister (S.2) yang ke-43, Doktor (S.3) yang ke-19 di Audit 2 Kampus 3 UIN Walisongo, Rabu (20/11/19).

Dalam pelaksanaan acara tersebut terdapat keluhan dari sejumlah wali wisudawan dikarenakan tidak dapat memasuki ruang inti audit 2 untuk menyaksikan secara langsung acara wisuda putra-putri mereka.

Hal senada diutarakan oleh Salam, salah seorang wali wisudawan yang merasakan adanya ketidaknyamanan karena dia tidak mendapatkan tempat duduk di dalam Audit dan hanya mampu menyaksikan dari lobi Audit.

“Dibilang nyaman ya ga nyaman lah. Karena terlalu banyak (orang) yang masuk semua. Sehingga saya tidak bisa masuk tadi,” ujar pria kelahiran Pati tersebut.

Menurut Roy salah satu anggota dari Resimen Mahasiswa yang mengawal acara ini mengatakan bahwa hal tersebut dikarenakan kurangnya kedisiplinan tamu yang menghadiri acara wisuda.

“Terjadi pembludakan orang tua wisudawan (yang memasuki audit) karena tidak adanya penyeleksian masuk audit,” tutur Roy saat ditemui reporter justisia.com.

Baca juga:  Kepada Para Peserta Workshop, Wakil Dekan III Sampaikan Motivasi Menulis

Roy juga menambahkan sebenarnya setiap wisudawan hanya diperbolehkan mengikut sertakan dua wali untuk memasuki audit, tetapi yang terjadi setiap tamu tidak mematuhi aturan tersebut.

Permasalahan tersebut diluruskan oleh Adnan, ketua panitia wisuda ke-76. Adnan menuturkan hal itu terjadi bukan karena membludaknya jumlah tamu, tapi tamu yang kurang patuh terhadap aturan masuk audit.

“Jadi peraturannya itu kalau Senat sudah masuk, semua tamu dilarang masuk. Jadi kalau wali terlambat, wali di luar atau di atas,” tambahnya.

Reporter: Arul, Pepi
Penulis: Arul, Pepi
Editor: Harly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here