Waktu yang Dinantikan Telah Tiba

0
95
Trofi Liga Inggris. Gambar: Indoberita.com

Sejumlah 20 kontestan liga utama Inggris tepat malam nanti pada pukul 21.00 WIB akan melakoni laga pamungkasnya masing-masing. Jika dikalkulasikan ada 10 pertandingan yang dihelat di waktu yang sama. Berbeda dengan periode musim tahun lalu di mana penentuan juara sudah bisa ditentukan sejak pertandingan ke 34, periode musim ini harus ditentukan sampai jatah laga terakhir, yakni pertandingan ke 38.

Hal ini tentunya mengulang kejadian tahun 2011/2012 di mana Manchester City harus berjibaku dengan QPR (Queen Park Rangers) hingga injury time untuk bisa mengalahkan rival sekotanya yang saat itu sudah memainkan laga terakhirnya lebih dulu sekitar 10 menitan dan berhasil menang. Saat itu sampai di pertandingan ke 37 baik Manchester United maupun Manchester City sama-sama mengoleksi 86 poin dengan total kemenangan, imbang, dan kekalahan yang sama persis: masing-masing 27; 5; 5.

Tabel klasemen sementara Liga Inggris periode 2011/2012 sampai pekan ke 37. Gambar: www.premierleague.com

Sehingga -saat itu- untuk memenangkan trofi Liga Inggris, keduanya wajib menang di laga terakhir, pertandingan ke 38. Benar saja. Manchester United yang mengakhiri pertandingan lebih awal sukses menuntaskan tugas mereka menjaga peluang mengamankan gelar Liga Inggris ke-20 nya setelah memenangkan pertandingan pamungkasnya di Stadium of Light markas Sunderland lewat gol tunggal Wayne Rooney. Sedang Manchester City yang bermain di hadapan pendukungnya masih dalam keadaan tertinggal 2-1 dari QPR sampai 90 menit waktu normal.

Namun saya boleh bilang magis sepakbola: miracle in football datang saat itu. Masuknya dua striker Edin Dzeko dan Mario Balotelli menggantikan masing-masing seorang gelandang Gareth Barry dan striker lain Carlos Tevez terbukti memberi dampak yang berarti.

Dalam keadaan tertinggal. Dan di lain pihak rival terdekat mereka Manchester United telah mengamankan tiga poin terakhirnya. Manchester City harus berjibaku sampai 5 menit waktu injury time babak kedua yang diberikan. Kendati demikian mereka berhasil memanfaatkan waktu itu. Dua gol tercipta. Sekalipun di baliknya ada adegan dikartu merahnya gelandang QPR Joey Barton. Masing-masing dari sundulan Edin Dzeko (90’ + 2’) dan Sepakan keras Sergio Aguero setelah melewati beberapa pemain QPR di dalam kotak 12 pas (90’ + 4’).

Etihad bergemuruh seketika. The Citizens senang sejadi-jadinya. Kegembiraan mereka tumpah kala peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan tepat dibunyikan selang beberapa detik perayaan gol Aguero. Tahun 2011/2012 resmi menjadi milik Manchester City. Tahun yang panjang bagi City. 38 pertandingan yang menentukan kembalinya gelar liga setelah 40 tahun lebih tidak menjadi kepunyaan mereka.

Namun, meski banyak pihak yang mempersamakan pertandingan ke 38 musim 2018/2019 nanti malam dengan tahun 2011/2012 agaknya keduanya tetap saja memiliki perbedaan. Mengingat sampai pertandingan ke 37 kedudukan poin antara Liverpool dengan Manchester City masih menyisakan selisih 1 angka unggul The Citizens.

Dengan ini The Citizens tentunya lebih diunggulkan menyabet gelar juara liga keempatnya dalam 7 tahun terakhir ketimbang Liverpool.

Menakar Peluang

Tabel klasemen sementara Liga Inggris tahun 2018/2019 sampai pekan ke 37. Sumber: www.premierleague.com

Lawan Manchester City nanti malam Brighton and Hove sudah mengamankan posisinya dari zona degradasi dengan hasil imbang di dua laga terakhir mereka disusul kekalahan beruntun yang menimpa Cardiff City, klub yang satu tingkat berada di bawah posisi Brighton yang sudah dipastikan terdegradasi.

Berbeda dengan lawan Manchester City tujuh tahun lalu QPR. Kala itu QPR hanya berselisih dua angka dari klub penghuni zona degradasi Bolton Wanderers. Sehingga cara agar QPR masih berkompetisi di liga utama Inggris musim selanjutnya pilihannya adalah mendapat hasil menang, imbang atau kalah dengan syarat Bolton juga menerima hasil yang sama (kalah) atau setidaknya maksimal mendapat hasil imbang.

Hal ini yang memicu semangat QPR untuk mendulang angka penuh kendati bermain di hadapan pendukung The Citizens. Beruntung meskipun pertandingan berakhir dengan kekalahan, QPR masih bisa mentas di liga utama Inggris tahun selanjutnya berkat hasil imbang yang diraih Bolton pada akhir laga (2-2 vs Stoke City).

Klasemen akhir Liga Inggris tahun 2011/2012. Sumber: www.premierleague.com

Maka boleh jadi partai penjamuan Brighton atas Manchester biru nanti malam berakhir dengan anti klimaks begi kemenangan telak Manchester biru. Mengingat hasil apapun yang didapat Brighton: seri, menang, atau kalah sama sekali tidak memberi pengaruh terhadap posisinya di klasemen akhir.

Lain halnya dengan Liverpool. Setelah memastikan diri menjadi finalis Liga Champions Rabu (8/5/2019) lalu. Liverpool harus berjuang sekuat tenaga dan memastikan laga berakhir dengan kemenangan di pihaknya. Pasalnya klub asal Marseyside mesti menjamu klub yang memiliki rekor tandang cukup mentereng Wolverhampton Wanderers. Tiga pertandingan terakhir Wolves pun berakhir baik dengan kemenangan: masing masing melawan Arsenal (3-1), Wattford (1-2), dan Fulham (1-0).

Jika mengkualifikasikan kekuatan klub dari posisi klasemen, maka tentu lawan Liverpool nanti malam Wolves memiliki grid kekuatan beberapa level di atas Brighton yang menjadi lawan Manchester biru di pertandingan lainnya. Wolves yang kini menempati posisi ke 7 di klasemen tentu memiliki komposisi pemain yang lebih komplit dan matang ketimbang Brighton. Sebagai buktinya 47 gol bisa terkreasikan kendati sebanyak 44 gol yang bersarang juga jadi penanda kurang solidnya pertahanan.

Lantas bagaimana kans Liverpool? Di luar kans juara tidaknya atau menang tidaknya, Liverpool akan bermain all-out. Seperti dua pertandingan terakhirnya: vs Newcastle (3-2) dan vs Barcelona (4-0). Liverpool secara mengejutkan “mengatakan” bahwa mereka telah siap menjadi juara. Kematangan para pemain dan kedalaman squad yang ada yang akan menjaga peluang Liverpool untuk memenangi pertandingan. Mengingat pertemuan terakhir di markas Wolves, Molineux Stadium Liverpool mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-0.

Maka menarik menunggu pertandingan terakhir nanti malam.

Dan terakhir, yang perlu diingat, keunggulan empat gol saat ini sama sekali bukan faktor penentu Manchester biru memenangkan gelar. Namun hanya kemenangan lah yang menjadi sebab Manchester Biru bisa memperpanjang torehan gelar domestiknya. Begitu pula Liverpool. Memiliki defisit 1 angka di bawah Mancheseter City adalah menjadi modal wajib penyuntik semangat bagi Liverpool untuk mendulang tiga angak penuh di laga melawan Wolves nanti.

Maka menang adalah tugas wajib!

Oleh: Afif Maulana Adikusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here