Semarang-Di penghujung penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler ke-73, mahasiswa KKN Desa Rowoboni menggelar lomba antar TPQ yang bertajuk Festival Anak Sholih-Sholihah Indonesia atau FASSI pada, Rabu (13/11/2019).

Dibuka oleh Masrur, salah seorang tokoh agama Rowoboni, acara yang diikuti oleh seluruh santri TPQ Rowoboni itu berjalan dengan meriah.

Adi ‘Kenji’ Nugroho selaku ketua penyelenggara menyatakan pihaknya mengaku sangat senang mengingat acara yang digelar telah melampaui ekspektasi panitia.

“Gak nyangka,” ujarnya.

Acara yang diselenggarakan di MI Al-Ma’arif itu memperlombakan empat cabang perlombaan, yaitu hafalan surat pendek, adzan, da’i cilik, dan mewarnai.

Distribusi pemenangannya terbilang rata sehingga persaingan cukup sengit. Tidak ada yang kelihatan lebih unggul satu dan yang lainnya.

Mutammimatul selaku koordinator bidang keagamaan mengungkapkan even ini lebih merupakan bentuk tindak lanjut dari pengajaran mahasiswa KKN di TPQ yang ada.

“Pencarian bakat, penggalian minat dan pemberian motivasi menjadi tujuan utama digelarnya even ini. Jadi kalah menang tak jadi masalah,” tambahnya.

Acara ditutup dengan pemberian sertifikat serta bingkisan bagi para juara. Tak ada kendali berarti yang terjadi. Semua berjalan dengan lancar dan khidmat hingga usai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here