Tak Cukup dengan Aksi, Poster Pun Turut Berbicara

0
534
Website | + posts

Di bawah terik matahari dengan panas 33 derajat celcius, para Aliansi Mahasiswa Semarang masih tetap memenuhi jalan sekitar gedung Gurbernur.

Mereka pun bukan hanya berdiri diam di depan gedung gurbernur. Dengan orasi dan menyanyi para demonstran menyuarakan tujuan aksi Semarang Raya.

Lantunan kalimat innalillahi wa innailaihi roji’un pun ditujukan kepada DPRD.

“Telah meninggal DPRD dan DPR-RI”, ucap orator.

Bukan hanya ditujukan kepada DPRD, tapi juga ditujukan kepada matinya demokrasi di Indonesia. Pada salah satu poster tertulis “sakaratul maut demokrasi”.

Para demonstran juga bersuara lewat poster-poster. Berikut beberapa tulisan yang ada dalam poster:
“DPR KAYAK ANAK TK”
“HALO NAPI!! KAMI PETERNAK AYAM” “BIYEN AKU JEK BETAH, SUWE-SUWE WEGAH”
“KPK INDEPENDEN”
“MARI CIPTAKAN DUNIA TANPA PENGGUSURAN DAN DAN PERAMPASAN LAHAN!!”

Meski aksi di depan gedung Telkom, semua sinyal para demonstran dimatikan.

Reporter: Ayu
Penulis: Ayu
Editor: Harly

Baca juga:  LBH Semarang Gelar Webinar Kasus M. Baihaqi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here