Sudirman Said: Pemerintah Harus Pacu Energi Terbarukan

0
75
Sudirman Said saat dijumpai reporter Justisia.com setelah menghadiri acara Workshop Peluang Masa Depan Bagi Anak Bangsa di Graha Rimba Perhutani Semarang, Minggu (13/01/2019) / Dok: Zen

Semarang, Justisia.com Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Kabinet Kerja 2014-2016, Sudirman Said mengatakan bahwa yang harus dilakukan pemerintah saat ini adalah memacu pembangunan energi terbaru dan terbarukan.

“Untuk energi dan sumber daya mineral saat ini di Indonesia yang harus dipacu adalah pembangunan energi terbaru dan terbarukan,” tutur pria dengan kacamata bundar khasnya kepada reporter Justisia.com seusai menghadiri acara Workshop Peluang Masa Depan bagi Anak Bangsa di Rimba Graha Perhutani Semarang, Minggu (13/01/2019).

Hal ini menurutnya tidak lain karena dalam waktu dekat sumber daya energi fosil akan habis.

“Sudah sejak lama kita sadari bahwa energi fosil akan habis dalam waktu dekat. Dan potensi sumber daya energi terbarukan yang ada di Indonesia begitu besar. Sehingga ini yang mesti didorong pembangunannya,” imbuhnya.

Pemerintah, menurutnya, bisa memanfaatkan energi dari geotermal, dari air atau hidro, dari matahari, dan dari tumbuh-tumbuhan.

“Itu potensinya masih besar sekali. Dan belum tergarap,” jelasnya.

Untuk melakukannya peraturan dan regulasi yang dibuat pemerintah harus mengacu kepada undang-undang energi; yang mengatakan bahwa yang mesti dipacu adalah energi terbaru dan terbarukan.

Terkait pengelolaan, pria asal Brebes ini mengungkapkan bahwa pihak swasta bisa ikut andil di dalamnya.

“Pengelolaan tidak mesti terpusat oleh pemerintah. Swasta bisa diikutsertakan. Saya kira swasta cukup besar. Sepanjang kebijakannya konsisten. Tapi kalau tidak ada konsesi akan menjadi masalah,” pungkasnya. (Rep:Aff/Red:Mft)