Semakin tinggi intensitas kerja atau kegiatan seseorang maka akan rentan pula terkena stress ataupun depresi. Peliknya kota, macet, deadline kantor, target bulanan, semakin menambah berat saja beban yang perlu dipikul kebanyakan orang. Mencari hiburan adalah salah satu solusi paling mudah untuk menekan gejala-gejala stress atau depresi muncul.

Banyak opsi untuk memenuhi kebutuhan hiburan kita. Tidak serta-merta mencari hiburan harus menguras kantong, yang terpenting adalah dapat membuat hati atau perasaan kita menjadi bahagia dan senang. Menonton pentas pertunjukan, pagelaran seni, ataupun menonton festival dan karnaval bisa menjadi solusi yang bagus dan hemat.

Kota Semarang bertepatan dengan hari jadinya yang ke-470 menyelenggarakan sebuah acara bertajuk “Semarang Night Carnival”. Acara ini berhasil menarik antusiasme warga Kota Semarang untuk memadati sepanjang jalur yang akan dilewati para peserta karnaval. Puluhan Pemerintah Kota dari berbagai ujung Nusantara turut serta memeriahkan acara ini. Terselenggaranya acara ini berkat adanya kerjasama yang apik antara pemerintah Kota Semarang dengan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Semarang Night Carnival membuka mata bahwa Indonesia adalah negara yang kaya raya akan budaya. Berbagai macam atraksi, busana, serta perkusi khas masing-masing peserta daerah dipertunjukan. Selain memberikan hiburan, sisi positif dari acara ini adalah sebagai ajang edukasi serta promosi daerah masing-masing.

Dari pengamatan penulis saat melihat langsung karnaval merasakan betul ketakjuban yang nampak dari ekspresi yang muncul dari para penonton. Banyak yang baru mengetahui bahwa ternyata Indonesia memiliki kebudayaan unik seperti yang sangat beraneka ragam. 

Dampak yang paling besar dan diharapkan terwujud adalah acara semacam ini bisa dilaksanakan setiap tahun. Semarang adalah kota Industri. Padatnya kota berbanding lurus dengan tingkat kebutuhan hiburan yang tinggi. Fenomena ini cukup relevan untuk menjawab pendapat E Guyer Fleuler bahwa, “Pariwisata dalam arti modern adalah fenomena dari zaman sekarang yang pada umumnya didasarkan atas kebutuhan, kesehatan, dan pergantian hawa”.

Jika harapan tersebut nantinya akan terwujud Semarang sebagai wajah baru destinasi wisata di Indonesia dengan Semarang Night Carnival-nya. Aspek pemenuhan kebutuhan hiburan warganya terpenuhi, aspek pariwisata dan pendapatan daerah juga akan ikut terangkat. 

Penulis: M. Rifqi Arifudin
Editor: A.M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here