Prodi Ilmu Falak Lakukan Revitalisasi Website

0
144

Semarang, justisia.com-Ketua jurusan Ilmu Falak, Moh. Khasan, M. Ag. menyampaikan bahwa prodi Ilmu Falak sedang melakukan revitalisasi website Ilmu Falak dalam acara Training Legal Drafting di hotel Horison pada Minggu (20/10).

“Apa yang kita lakukan supaya website Falak tidak ketinggalan zaman”, ujar Khasan.

Menurutnya, website Ilmu Falak adalah sebagai media komunikasi yang tidak hanya untuk jurusan tetapi juga kepada para dosen dan mahasiswa. Selain itu website tersebut juga menjadi media publikasi.

“Saya kira ini sangat penting apalagi kita berada di zaman perkembangan revolusi industri 4.0 untuk mengkomunikasikan website kita kepada dunia internasional,” ujarnya saat menyampaikan sambutan dalam acara tersebut.

Salah satu revitalisasi yang akan dikembangkan adalah penggunaan bahasa internasional dalam website yang langsung dikawal oleh staf ahli jurusan Ilmu Falak, Muhammad Nurkhanif, S.H.I., M.S.I.

Beberapa perubahan sudah dimulai di antaranya adanya tempat khusus bernama E-Library.

“E-library kita sedang mencoba mengumpulkan referensi-referensi falak berupa e-book dan kita upload jadi bisa download di situ dari berbagai referensi dan bahasa. Beberapa sudah tampil di sana silahkan download sehingga kebutuhan Ilmu Falak bisa berkembang dengan baik,” tutur pria yang juga sebagai pengelola PBSB UIN Walisongo tersebut.

Baca juga:  Respon Pembangunan Gedung IsDB, Muhibbin: Tidak ada kendala dari kedua belah pihak

“Saya tunggu partisipasi mahasiswa Ilmu Falak untuk juga ikut mengembangkan revitalisasi website sehingga bisa mewakili kebutuhan Ilmu Falak sebagaimana yang kita inginkan,” tambahnya.

Wakil Dekan 2 Fakultas Syari’ah dan Hukum, H. Tolkhah, MA. mengamini akan hal tersebut. Ia berharap website Ilmu Falak lebih memberikan manfaat dan juga pengembangan lebih cepat lagi kepada para mahasiswa Ilmu Falak.

“Saya kira di zaman revolusi 4.0 sangat tepat untuk merevitalisasi website karena dengan satu jendela yang sangat penting ini maka akan sangat mudah dalam mengakses sumber-sumber atau referensi Ilmu Falak tanpa harus bersusah payah mencari dengan kesulitan di library biasa atau perpustakaan yang manual,” tuturnya.

Reporter: Harly
Penulis: Harly
Editor: Sasti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here