Pernyataan Lengkap Rektor UIN Walisongo Dihadapan Massa Aksi

0
223
Rapat pimpinan kampus bersama perwakilan mahasiswa pada aksi jilid 2 di gedung Rektorat kampus 1 lantai 2 UIN Walisongo (foto : Arif)

Rektor UIN Walisongo Muhibbin menyampaikan hasil kesepakatan antara pihak kampus dengan perwakilan Keluarga Besar Mahasiswa Walisongo (KBMW), Senin (6/05/2019) siang.

Dihadapan massa akssi, Muhibbin menyampaikan tiga poin yang disepakati dari rapat selama dua jam . Dihadiri seluruh Wakil Rektor I Musahadi, Wakil Rektor II Imam Taufik, Wakil Rektor III Suparman Syukur dan seluruh Dekan se UIN Walisongo bersama lima perwakilan dari KBMW.

Berikut pernyataan lengkap Rektor UIN Walisongo dihadapan massa aksi di lantai II rektorat UIN Walisongo Semarang.

Pertama, Pusat Pengembangan Bahsa (PPB) kekurangan sumber daya manusia. Insaallohmulai Kamis,( 8/05/2019) akan ditambah 9 orang tenaga baru. Sehingga proses TOEFl dan IMKA bisa berjalan dengan baik.

Kedua, untuk seluruh angkatan 2012-2015 akan didata dan didaftar secara manual melalui masing masing fakultas (prodi). Terkumpul berapapun meski 1000 lebih akan carikan solusi untuk ujian. Kemungkinan ujian massal di aula.

Tetapi ini bukan jaminan lulus. Ini slot untuk melakukan ujian. Lulus dan tidak sesuai kemampuan masing-masing. Kami melihat dari persoalan kesulitan daftar secara daring.

Baca juga:  Posko 75 KKN MIT 9 Latih Softskill Siswa dengan Membuat Kaligrafi

Ketiga, mulai hari Senin (13/05/2019)  akan dibuka kelas baru 80 kursi, masing-masing 40 pagi-40 siang. Ini dikhususkan untuk para mahasiswa ber-NIM lama (2012-2015). Selain itu juga, boleh ikut mendaftar setiap tanggal 26 untuk mengikuti 1 kelas tambahan. (Keputusan ini) berlaku seterusnya. Tentu akan alokasi untuk angkatan muda.

Insaalloh sudah tidak persoalan lagi. Angkatan lama yang kesulitan mengikut ujian dengan slot yang kami berikan lalu daftar manual. (Kami akan) carikan solusi massal dan disamping itu di kelas tambahan 80 sit.  Menurut kita lebih dari cukup, kemungkinan kekurangan mahasiswa. Keputusan ini disepakati bersama.

 Secara teknis pendaftaran online yang 80 sit akan dibuatkan program dulu oleh Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD). Pendaftaran offline terlebih dahulu. Angkatan muda (2016-2018) tidak bisa mendaftar. Kira kira Juni akan jadi, sehingga tidak rebutan lagi.

Terimakasih telah menyampaikan aspirasi dengan tertib. Sekaligus menghargai tanggal 1 ramadhan. Masa mahasiswa tidak capek, padahal puasa pertama. Saya ucapkan terimakasih dan mudah-mudahan akan bermanfaat. (Rep:RS/Ed:Mf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here