Pemerintah Kota Semarang Gelar Peringatan Pertempuran Lima Hari

0
255
Website | + posts

Semarang, justisia.com-Pemerintah Kota Semarang gelar Upacara Peringatan Pertempuran Lima Hari dalam rangka memperingati Pertempuran Lima Hari di Bundaran Tugu Muda Semarang pada Senin (14/10/2019) malam.

Gelaran ini merupakan bentuk upacara untuk mengenang pertempuran lima hari yang terjadi pada 14-20 Oktober 1945 lalu antara pemuda Kota Semarang dan penjajah Jepang yang dikenal dengan Pertempuran Lima Hari di Semarang.

Salah satu serangkaian kegiatan yang dilakukan adalah drama teatrikal Pertempuran Lima Hari di Semarang yang diperankan oleh anak muda Kota Semarang.

Acara ini menarik perhatian masyarakat luas. Tak terkecuali Asih , wanita berumur 42 tahun yang datang bersama tetangga dan kedua anaknya.

“Saya sangat bangga kepada generasi saat ini yang masih manghargai sejarah dan mengingat jasa para pahlawannya,” ujarnya dengan penuh semangat.

Hendrar Prihadi, Walikota Semarang mengatakan acara tersebut bertujuan untuk mengingat peristiwa penting akan perjuangan para pahlawan dan diharap bisa membangkitkan kembali semangat perjuangan masyarakat khususnya masyarakat Kota Semarang.

“Sebab sejarah yang mengoneksikan dan menstransfer semangat perjuangan para pendahulu dan generasi muda saat ini,” ungkap pria yang pernah menyabet perhargaan Asia Best Mayor of The Year 2019 ini.

Acara dimulai dengan upacara penghormatan kepada pahlawan pertempuran lima hari dan ditutup dengan pemberian penghargaan Semarang Award.

“Peringatan kali ini berbeda dengan peringan tahun lalu, pada tahun ini kita akan memberikan penghargaan Semarang Award kepada 15 penerima penghargaan sebagai representasi seluruh pejuang yang telah gugur dalam pertempuran,” tutur pria lulusan Universitas Diponegoro tersebut.

Drama teatrikal kemudian dimainkan oleh mahasiswa dari Universitas 17 Agustus dan perwakilan siswa SMA dan SMP se-Kota Semarang.

Para peserta mengaku senang karena telah berpartisipasi acara yang diadakan satu tahun sekali ini.

“Senang dan excited banget bisa berpartisisipasi dalam acara ini. Lumayanlah satu tahun sekali ‘kan,” kata Keisya yang berasal dari SMA 1 Semarang ini.

Reporter: Fajri dan Musyafa
Penulis: Fajri dan Musyafa
Editor: Harly

Baca juga:  Berawal dari Perbedaan Menjadi Persatuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here