Natal Terakhir “di Rumah” Jemaat GBI Tlogosari ?

0
218

Semarang justisia.com Hampir dua puluh tahun, jema’at Gereja Baptis Indonesia (GBI) Tlogosari merayakan Natal di rumah masing-masing. Hambatan pendirian rumah yang mendapatkan penolakan dari warga sekitar jadi penyebabnya. Gereja yang mulai sudah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sejak 1998 itu, sampai saat ini belum selesai pembangunannya. Lantaran di 2019 mendapat penolakan dari warga soal IMB yang dianggap kadaluarsa.

“Sejak 1998 kami sudah mulai mendirikan, tapi ada beberapa warga yang menolak karena alasan IMB. Padahal IMB kami sudah selesai. Kemarin Bapak Walikota menawarkan tiga opsi, lewat jalur fasum, PTUN atau sosial. Kami memilih sosial,” ujar Pendeta Gereja Baptis Indonesia, Wahyudi, saat dimintai keterangan oleh wartawan di kompleks GBI Tlogosari, Senin, (23/01/2019) pagi

Pendirian Gereja yang ditargetkan selesai tahun ini, mendapat dukungan moril dari rekan-rekan Gusdurian dan Persaudaraan Lintas Agama, (Pelita). Koordinator Pelita, Setyawan Budi, menyayangkan atas kejadian ini, lantaran terjadi di Semarang yang notabene basis kota toleran.

“Tumpeng dan Pohon natal ini kami berikan kepada GBI sebagai bentuk simpati kami dan dukungan moril dalam perjuanganya mendirikan Gereja,” ucap Wawan.

Baca juga:  Walikota Semarang: Proposal Harus Diajukan Setahun Sebelum Kegiatan

Senada dengan Wawan, Koordinator Gusdurian Semarang, Ahmad Sajidin menyayangkan atas kejadian karena perayaan  natal dan mendirikan rumah ibadah tidak boleh di larang atas nama siapapun. Bentuk kebebasan berekspresi harus dirayakan bersama-sama.

“Kita harus saling menghormati dan menghargai dalam merajut keberagaman,” tutur Ajid.

Acara  penyerahan tumpeng dan Pohon Natal Perdamaian dihadiri tokoh lintas agama dan kepercayaan. Simbol tumpeng, menunjukan bahwa Indonesia ini terdiri dari berbagai macam agama dan kepercayaan yang harus diakui keberadaanya serta mendapatkan perlakuan sama.

Reporter : Sun/Iz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here