Mughni: Tempat Jauh, Kami Kekurangan Dukungan

0
196

Di hari pertama Orsenik UIN Walisongo Semarang, mahasiswa baru sangat antusias dalam mengikuti berbagai acara mulai dari pembukaan hingga perlombaan.

Di cabor catur sendiri, pertandingan dilaksanakan di Kampus 1 UIN Walisongo Semarang tepatnya di dalam gedung Dharma Wanita Persatuan.

Meskipun terbilang cukup jauh dari kebanyakan tempat cabang lomba yang lain, tetapi para peserta lomba tetap bersemangat demi mengharumkan nama fakultas masing-masing.

“Tempatnya jauh dari cabang lomba yang lain, tapi tidak apa-apa saya maklumi karena olahraga catur sendiri juga membutuhkan ketenangan”, tutur Mughni Mahasiswa Ilmu Falak.

Mughni juga menuturkan kalau kampus bisa dikatakan sepi dari aktivitas khalayak ramai, ini juga menjadi beban tersendiri bagi para peserta lomba. Selain tempatnya cukup jauh, kurangnya dukungan dari teman saat akan bertanding juga menjadi suatu kendala.

“Sebenarnya suasananya nyaman, tapi karena kami agak tegang (karena kurang dukungan) mungkin membuat pikiran kemana-mana apalagi saat di ruang perlombaan”, tukas mahasiswa asal Brebes ini.

Dalam cabor catur, ada 2 jenis lomba, yaitu catur kilat dan catur cepat. Masing-masing jenis memiliki kategori putra dan putri.

Baca juga:  Fazlur Rahman Optimis Islam di Indonesia Jadi Rujukan Dunia Muslim

Perbedaan antara catur kilat dan catur cepat terletak pada waktu mainnya, yaitu 5 menit untuk catur kilat dan 25 menit untuk catur cepat.

Cabor ini menggunakan sistem poin sehingga tidak ada babak final atau semifinal karena nantinya akan ada penjumlahan skor di akhir untuk penentuan juara 1, 2, dan 3.

Di sisi lain, cabor catur juga ikut menyumbangkan medali untuk FSH. Cabor catur kategori kilat putra menyumbangkan medali perunggu.

Reporter: Andre Wijaya
Penulis: Sonia
Editor: Harly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here