Judul: Metode Cepat Hafal Al-Quran Saat Sibuk Kuliah
Penulis: Rofiul Wahyudi, S.E.I., M.E.I., Al-Hafiz dan Ridhoul Wahidi, M.A., Al-Hafiz
Penerbit: Semesta Hikmah
Tebal: 142 halaman
Terbit: 2019
Harga: Rp. 39000
Peresensi: Syafrina Hamadah

Al-Quran merupakan mukjizat terbesar Nabi Muhammad Saw yang diturunkan Allah Swt untuk umat muslim. Di dalamnya terdapat sumber ilmu pengetahuan sebagai pedoman hidup manusia, baik di dunia maupun akhirat.

Salah satu amalan paling baik bagi umat Islam adalah menghafal Al-Quran. Para penghafal Al-Quran akan mendapat kehormatan berupa mahkota kemuliaan bagi dirinya di hari kiamat. Selain itu, dengan menghafal Al-Quran, niscaya di akhirat kelak akan mendapatkan penghargaan khusus dari Nabi.

Keutamaan lain dari menghafal Al-Quran adalah kelak di surga akan mendapatkan tempat tertinggi di mana tidak ada tingkatan tertinggi lain setelah itu. Selain tiga keutamaan tersebut, masih banyak lagi keutamaan yang didapat jika ikhlas menghafal Al-Quran.

Setiap muslim memiliki impian untuk menjadi hafidz Al-Quran atau penghafal Al-Quran. Karena dengannya, kita menjadi penjaga risalah suci, yakni Al-Quran Karim di bumi Allah swt. dan Allah, Sang Pemberi Kalam, menjamin bahwa Al-Quran dimudahkan untuk dihafalkan.

Secara tegas Allah mengulang sebanyak empat kali dalam QS. Al-Qamar pada ayat 17, 22,32, dan 40, yang intinya bahwa Al-Qur’an memang benar-benar mudah untuk dihafalkan.

Untuk dapat menghafal Al-Qur’an 30 juz tidak mudah seperti membalikkan kedua tangan, sebab untuk mendapatkan label umat terbaik butuh kesungguhan dan pengorbanan jiwa dan raga. Untuk meraih keutamaan ayat-ayat Allah SWT ini, sebagian orang memiliki niat yang besar untuk memulai hafalan Al-Quran. Namun, terkadang tidak sedikit orang yang belum menemukan cara menghafal Al-Quran yang tepat dan cepat agar tidak mudah lupa. Bahkan untuk menghafal satu surat pun kadang membutuhkan waktu yang sangat lama dan hanya bertahan tidak lama untuk hafal di luar kepala. Belum lagi jika ingin memulai menghafal dari bangku perkuliahan.

Buku ini hadir untuk menjawab kegelisahan teman-teman yang ingin menghafal Al-Quran. Untuk memberikan pemahaman bahwa menghafal Al-Quran itu tidak ada kendalanya walaupun sudah di bangku kuliah, kecuali niat yang kurang ditata baik. Selama memiliki niat yang kokoh maka semua bisa tercapai.

Penulis buku membagi beberapa bab pembahasan dalam bukunya. Bagian pertama mengenal lebih dekat dengan Al-Quran. Tujuan diturunkannya yaitu sebagai pedoman untuk umat, petunjuk bagi makhluk, dan menjadi bukti akan kebenaran Rasul, juga sebagai hujjah yang kuat pada hari pembalasan.

Hikmah diturunkannya Al-Quran untuk memantapkan hati dan mengukuhkan hati Nabi, menentang dan melemahkan para penentang Al-Quran, memudahkan Nabi dan para umatnya untuk menghafal Al-Quran agar dimengerti dan dilaksanakan segala kandungan isinya.

Bagian kedua membahas kemuliaan Al-Quran. Dari sisi hukum menghafalnya, menurut Syaikh Nashiruddin Al-Albanani menyatakan bahwa menghafal Al-Quran itu fardhu kifayah begitu juga hukum mengajarkannya. Manfaat menghafal Al-Quran yaitu melatih daya konsentrasi, menstimulus otak dan tingkat kecerdasan, terhindar dari kepikunan, menumbuhkan kedisiplinan, paham Al-Quran lebih mendalam, keutamaan dunia dan akhirat, untung dalam perdagangan, menerima mahkota kemuliaan, meningkatkan derajat, syafaat di hari kiamat, kemuliaan (tasyrif) dari Nabi Muhammad.

Bagian ketiga yakni membahas trik dan tips menghafal Al-Quran saat di bangku kuliah. Intinya kita harus menyempatkan dua jam saja setiap harinya utuk menambah hafalan baru. Dan juga tidak boleh sering gonta-ganti mushaf agar hafalan tetap terjaga dan tidak membuat otak bingung. Selalu mencari tempat atau lingkungan yang baik agar selalu konsisten dengan niat awal. Hafalan yang lalu jangan lupa untuk selalu diulang. Menambah hafalan memang mudah tapi untuk mempertahankannya memang sulit. Mencari waktu dan tempat yang pas untuk menambah hafalan.

Kelebihan dan Kekurangan

Buku ini cocok dibaca bagi yang memiliki keinginan untuk menghafal Al-Quran karena yang disajikan di buku ini berdasarkan pengalaman penulis dan beberapa wawancara dengan narasumber lain. Terdapat tabel yang memudahkan pembaca untuk memahami isi materi yang dibicarakan.

Tak lupa penulis menyisipkan beberapa kutipan yang mampu membangun motivasi untuk menghafal Al-Quran bagi pembacanya.

Dari kelebihan yang disebutkan di atas ada juga kekurangan di baliknya. Kebanyakan isi buku ini ketika menjelaskan poin inti menggunakan dalil tanpa adanya penjelasan lebih atau bahkan ada yang tidak dijelaskan sama sekali, hanya disebutkan saja dan juga banyak tulisan yang salah ketik. Penjelasan yang berulang-ulang membuat pembaca cepat merasa bosan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here