Millenial Digandeng Kampanyekan Inovasi Meningkatkan Perekonomian

0
161
Website | + posts

Semarang, justisia.com-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng millenial mengkampanyekan inovasi dalam pertumbuhan ekonomi provinsi Jawa Tengah lewat seminar OJK to Millenial.

Seminar ini diselenggarakan oleh Forum Studi Hukum Ekonomi Islam (Forshei) dengan tema “Peran OJK dalam Meningkatkan Perekonomian Jawa Tengah melalui Pengembangan Keuangan Syariah” di Audit 1 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. (21/11/2019)

Pada tahun 2009 Indonesia memperoleh bonus demografi sangat besar dimana usia muda lebih banyak dibanding usia tua, yang berarti generasi millenial turut serta dalam membangun Ekonomi Nasional.

Dalam membangun perekonomian di Jawa Tengah ada sekitar 31,5 milyar aset UMKM. Pengembangan perekonomian Jateng, terdapat dua masalah terbesar yang dihadapi dan terus diusahakan oleh pemprov Jateng.

Pertama masalah kemiskinan yang menjadi PR besar pemprov Jateng. Kedua masalah pengangguran, pengangguran di perkotaan tercatat sekitar 9,20 % sedangkan di perdesaan sekitar 12,48 % menurut data BPS 2016.

Jumlah usaha di Jawa Tengah sendiri tercatat ada 4.174.210 unit usaha yang terdiri dari usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah dan usaha besar. Dengan harapan usaha-usaha ini bisa mengangkat perekonomian di kota maupun di desa provinsi Jawa Tengah.

Bentuk dukungan pemerintah provinsi Jateng terhadap pengembangan perekonomian diantaranya; pendampingan halal oleh pemerintah, sertivikasi, pelatihan-pelatihan dan lain-lain. Sayangnya masyarakat belum semuanya tau hal-hal seperti ini. Ini menjadi kekurangan yang harus diperbaiki lagi.

“Seharusnya pemerintah mengadakan sosialisasi-sosialisasi masalah UMKM kepada masyarakat baik di kota maupun di desa. Ini tugas teman-teman mahasiswa untuk turut serta mensosialisasikannya kepada masyarakat, karna mahasiswa biasanya mempunyai ide-ide yang bagus,” tegas Supriyatno dari pemprov Jateng dalam penyampaian materinya.

Pemprov sudah mengadakan inovasi-inovasi untuk perkembangan perekonomian Jateng sendiri. Antara lain stim kredit mitra Jateng bunga 7 %, stim kredit mikro BKK oleh PT BKK di Jateng bunga 9 %, asuransi pertanian dan peternakan, asuransi nelayan, perlindungan dan pemberdayaan petani, dan kartu tani.

Daerah-daerah yang berpartisipasi sementara ini di kabupaten Semarang, Magelang, Kebumen dan Purbalingga. Ditahun 2020 kabupaten-kabupaten yang berpartisipasi akan ditambah, kucuran dana akan lebih ditingkatkan dan yang terpenting ini gratis untuk masyarakat di Jawa Tengah.

Reporter: Anisa
Editor : Hikmah

Baca juga:  SEMA PTKIN Nasional, Deklarasi Anti Radikalisme

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here