LP2M Beberkan Penilaian Skripsi Terbaik

0
296

Semarang, justisia.com-LP2M beberapa tahun terakhir berperan sebagai pihak yang berwenang menyeleksi skripsi, tesis, dan disertasi serta memberikan reward pada para mahasiswa UIN Walisongo yang meraih nilai tertinggi.

Arif Djunaidi sebagai pihak LP2M membeberkan beberapa kriteria yang digunakan dalam penetapan skripsi terbaik.

“Kriterianya soal kebaruan dari tema-tema yang dikaji, kontribusi, juga tentu terkait dengan teknik penulisan,” tuturnya.

Adapun sebab yang menghantarkan Hafidz Hidayatullah, mahasiswa jurusan Ilmu Falak sebagai peraih skripsi terbaik tingkat universitas adalah kebaruan tema yang diangkatnya.

“Jadi skripsi terbaik kali ini, yang dibuat oleh anak falak itu dari sisi kebaruan temanya. Dia membuat program aplikasi android dari kitab Falak yang ditulis oleh Kyai Zubeir, Kyai Zubeir itu rektor IAIN pertama kali. Program aplikasi itu yang kita lihat sebagai sebuah kontribusi nyata dari mahasiswa,” ujar pria yang kerap disapa Arjun ini.

Mengenai reward yang didapat, Arif mengaku terus berupaya untuk mengusulkan pada universitas agar ada reward tambahan seperti beasiswa lanjutan untuk strata yang lebih tinggi.

Baca juga:  Tim Bola Voli Putra UIN Walisongo Terjungkal di Semi-Final

Reward-nya ya masih sedikit sih, belum seberapa. Kalau terbaik fakultas 1,5 juta tingkat universitas 2,5 juta, tesis 3 juta, dan disertasi 3,5 juta. Kita upayakan, akan usulkan dalam pemberian beasiswa lanjutan. Karena kita harus melihat kemampuan UIN dalam membayar UKT, ” pungkas pria berjas abu-abu tersebut.

Reporter: Fia
Editor: Hikmah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here