Kuliah Sambil Kerja Tidak Menghalangi Gelar Cumlaude

0
234

Semarang, justisia.com-Acara wisuda Diploma (D.3) yang ke-25, Sarjana (S1) yang ke-76, Magister (S.2) yang ke-43, Doktor (S.3) yang ke-19 diselenggarakan pada hari Rabu (20/11/19) di auditorium II kampus 3 UIN Walisongo ramai dipadati oleh wisudawan, wali wisudawan dan tamu undangan.

Hal yang paling vital dalam acara tersebut adalah pelantikan para wisudawan. Adapun pemberian penghargaan bagi mahasiswa terbaik di universitas.

Hermi Susilowati adalah wisudawan terbaik jurusan Ilmu Hukum di Fakultas Syariah dan Hukum. Wisudawan asal Pati ini tidak menyangka akan mencapai gelar cumlaude.

“Nggak sih, nggak nyangka jadi wisudawan terbaik tapi karena niatnya kuliah nyari ilmu saya berjuang mendapatkan nilai, kuliah sambil kerja, sambil mencari teman untuk menambah cari ilmu juga,” tuturnya.

IPK 3.76 tentu tidaklah mudah diraih baginya, jika tanpa adanya motivasi dari orang tua dan juga dorongan yang kuat dari diri sendiri.

Kegiatan yang diistiqomahi gadis berumur 22 tahun ini yaitu selalu sholat dhuha, sholat tahajud, sorenya menjadi tutor les privat di BSB atau di gang G-4 daerah kampus 2, dan jualan online. Mahasiswi ini juga aktif di UKM KOPMA.

Baca juga:  Mutualan Sama Bule Bisa Mengurangi Rasa Kesepian

Hermi menyelesaikan studi sarjananya dengan skripsi yang berjudul “Peran Rumah Duta Revolusi Mental (RDRM) Kota Semarang dan Pengaruhnya Terhadap Perlindungan Hukum Anak korban Tindak Pidana Bullying”.

Alasannya adalah ingin mengangkat tema bulliying dan mengetahui peranan dari Rumah Duta Revolusi Mental.

“Karena masih banyak anak yang mengalami tindak pidana bulliying tapi banyak orang yang tidak mengetahuinya. Jadi aku tahu bagaimana perlindungan dan peran Rumah Duta Revolusi Mental tersebut, disitu menangani korban tindak pidana bulliying yang masih dibawah umur,” terangnya.

Setelah wisuda Hermi akan mencoba mencari pekerjaan untuk melanjutkan studi Magister (S2) dan mendaftar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).

Harapannya nanti dia bisa mendirikan rumah bantuan hukum sendiri yang khusus membantu orang tidak mampu.

Reporter: Selma, Syafrina
Penulis: Selma, Syafrina
Editor: Hikmah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here