Semarang, Justisia.com – Kuliah Kerja Lapangan (KKL) gelombang pertama tahun 2019 Fakultas Syariah dan Hukum didominasi oleh mahasiswa jurusan Ilmu Falak. Hal ini disampaikan oleh Ketua Pelaksana KKL, Rokhmadi dalam laporan acara pembekalan KKL di Auditorium I Kampus 1 UIN Walisongo, Senin (25/02/2015).

“Totalnya ada 220 mahasiswa yang mengikuti KKL, terdiri dari 106 mahasiswa Ilmu Falak, 64 mahasiswa jurusan Hukum Pidana Islam, 9 mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah, 11 mahasiswa Hukum Keluarga Islam, dan 10 mahasiswa Ilmu Hukum. Sedangkan 20 sisanya dari Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dan panitia,” tutur pria yang juga menjabat Ketua Prodi Hukum Pidana Islam.

Dalam laporannya, Rokhmadi menyebutkan bahwa KKL akan berlangsung di dua lokasi; Jakarta dan Bandung, selama empat hari terhitung sejak diadakannya pembekalan di hari Senin (25/02/2019).

“Di Jakarta kita akan mengunjungi MK, DPR RI, dan BMKG. Selanjutnya kita menuju Observatorium Bosscha di Bandung,” tutur Rokhmadi.

Pasca kunjungan, setiap mahasiswa dibebankan tanggungjawab untuk mengumpulkan hasil kunjungan berupa laporan. Laporan kegiatan KKL nantinya akan diujikan oleh DPL masing-masing kelompok pada 11-12 Maret 2019.

Wakil Dekan I bidang Kurikulum dan Akademik FSH, Sahidin, menegaskan bahwa setiap laporan yang terindikasi melakukan plagiasi maka dianggap tidak sah dan tidak lulus.

“Jangan semata-mata mengambil referensi dari kakak tingkat lalu hanya diganti nama pembicara dan tanggalnya. Mahasiswa harus membuat karyanya sendiri,” papar Sahidin saat memberi pembekalan, Senin (25/02/2019).

Sahidin juga mengatakan bahwa setiap peserta mahasiswa juga harus memakai jas almamater selama acara berlangsung. Jika peserta tidak mengindahkan peraturan yang berlaku maka konsekuensinya peserta dilarang mengikuti acara.

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Akhmad Arif Junaidi, juga berpesan kepada para peserta agar selalu menjaga nama baik instansi.

“Mahasiswa UIN dimohon untuk menjaga nama baik instansi. Harus bersikap sopan dan patuhi kode etik yang telah disampaikan oleh panitia,” ungkapnya.

Arif Junaidi menyatakan bahwa ia akan turut serta secara langsung mendampingi mahasiswa peserta KKL sebagai DPL. Mengingat tahun 2019 merupakan tahun terakhir ia menjabat dekan. (Rep:Fifi/Red:Am)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here