Salah satu kalimat paling terkenal dalam dunia kasmaran adalah “I love you so much”. Biasanya si cowok yang bakalan ngasih kalimat ini ke ceweknya yang notabene pasangannya.

Jujur saja, kalian yang pernah menjalani masa pacaran (atau kita pake kata kasmaran aja deh biar nggak terkesan haram-haram amat bagi yang menganut ideologi haram kelas radikal), pasti pernah nyatain cinta ke pasangannya dengan kalimat ini. Kalau nggak lewat mulut ya lewat chattingan WhatsApp lah.

Nah kerennya make kalimat itu karena dibentuk dalam bahasa Inggris. Coba kalau dibentuk dalam bahasa Jawa, jadinya “aku tresno buanget karo kowe”. Ya kesannya biasa, malah kelihatan ndeso banget sama kalau dibaca orang non Jawa pasti nggak paham.

Nah kalau kita mau menyisihkan sedikit waktu buat bedah tuh kalimat, daripada waktu dihabisin buat mabar PUBG atau Mobile Legend, yakin deh pasti pada kaget (ya kalau nggak kaget, dibikin kaget-kaget gimana gitu lho!). Yuk disimak!.

Mengenali pola kalimat

Jadi kalimat “I love you so much” dalam ilmu gramatikal bahasa Inggris adalah “I” di situ posisinya sebagai subject atau pelaku. Kata “love” fungsinya sebagai main verb atau kata kerja utama. Walaupun kata kerja dan kata benda dari “love” itu bentuknya sama, dalam kalimat tersebut ia menjadi kata kerja untuk melengkapi syarat mutlak adanya kata kerja dalam sebuah kalimat.

Nah “love” merupakan kata kerja transitif, yakni kata kerja yang membutuhkan objek. Jadilah “you” sebagai objek untuk memenuhi hak si “love”.

Sebenarnya jika ngucapin “I love you” ke pasangan atau siapapunlah yang kalian cintai asal jangan ke yang udah diikat orang, itu sudah bisa dipahami karena sudah menjadi sebuah kalimat dan itu kalimat terkenal lho pastilah dia paham.

Adapun kata “so” dalam kalimat di atas adalah sebagai adverb of degree, yakni kata keterangan tingkatan. Sedangkan “much” adalah adverb of quantity, yakni kata keterangan jumlah. Nah kata “so” menjadi penjelas kata “much” yang posisinya sebagai adverb of quantity. Sehingga kata “so much” adalah kata keterangan yang menjelaskan betapa besarnya “love” si “I” kepada si “you”.

Fungsi I love you so much untuk menggombal

Ternyata “so much” dalam kalimat di atas bersifat multi fungsi. Nggak cuma menjadi penjelas “love”, ia juga bisa menjadi hiasan dalam kalimat supaya bermakna serius dan dalamnya cinta kepada pasangannya. Makanya kalau si cowok ngungkapin ini ke ceweknya, pasti si cwek bakalan seneng banget. Coba deh kalau nggak percaya.

Tapi ternyata untuk mengatakan kata “sangat” dalam bahasa Inggris nggak hanya “so much”. Malahan “so much” itu tingkatannya masih bawah. Di atasnya masih ada “more” dan puncaknya adalah “most”.

Tapi kok selama ini yang paling terkenal dan sering digunakan kenapa cuma “I love you so much” ya, nggak “I love you more” atau “I love you most” dalam dunia kasmaran.

Ya jawabannya karena “so much” itu gunanya buat gombal, bukan cinta yang serius kayak ayah-ibu atau kakek-nenek yang walaupun mereka nggak pernah nyatain “I love you more/most”, kesetiaan dan saling dukung satu sama lain sudah lebih dari cukup buat menggambarkan more/most.

Makanya mereka yang kasmaran nggak mau tuh make “I love you more” atau “I love you most” karena masih ada orang lain yang kayaknya lebih pantas untuk diseriusi.

Jadi kesimpulannya yang masih pada jomblo, percaya aja semua yang aku tulis ini. Masalah bener nggaknya tanyain aja ke temanmu yang jadi pelaku kasmaran.

Penulis: Harlianor
Editor: Afif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here