Yogyakarta, Justisia.com – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla hadiri Kongres Pancasila ke-XI yang diadakan oleh Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada, Kamis (15/8/2019). Dalam kongres yang bertemakan “Aktualisasi Pancasila dalam Merajut Kembali Persatuan Bangsa” tersebut, ia menegaskan bahwa pancasila adalah dasar negara dan bukan tujuan.

“Kongres ini untuk menyadarkan pada kita bahwa fondasi dasar tentu ada tujuannya. Pancasila adalah dasar dan kemakmuran itu adalah tujuannya”, tutur pria kelahiran Watampone, Bone Sulawesi Selatan.

Pria kelahiran 15 Agustus 1942 itu menambahkan perselisihan yang terjadi antara warga negara maupun dengan pemerintah terkait dengan landasan dasar negara adalah perbedaan pendapat dan penafsiran.

“Penafsiran setiap orang pasti berbeda dan pelaksanaanpun juga berbeda. Menyebabkan masyarakat kita rancu,” imbuh pria yang pernah menjabat sebagai ketua Dewan Mahasiswa Universitas Hasanudin itu.

Selain itu peletakkan pancasila sebagai tujuan juga merupakan kesalahan yang berujung ketidakpuasan dan menimbulkan kerusuhan.

“Karena yang menjadi masalah adalah tujuannya bukan dasar negaranya. Sehingga tujuan tidak tercapai terjadilah masalah,” jelasnya.

Namun bagi pria yang sempat mendapat gelar doktor honoris causa dari Univeritas Hasanudin ini, perselisihan yang terjadi bukan Pancasila sebagai sebabnya melainkan kepentingan kekuasaan.

“Bukan karena pancasila, tapi kepentingan kekuasaan,” pungkasnya.

Kongres Pancasila ke XI ini dilaksanakan sebagai strategi pembudayaan nilai-nilai pancasila sekaligus memberikan wawasan dan tawaran mengenai problematika yang saat ini sedang terjadi. Kongres ini dilaksanakan satu tahun sekali dan mempunyai keterkaitan antara kongres-kongres sebelumnya.

Reporter :Dera
Editor : Harly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here