Semarang, Justisia.com – Sambutan rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Imam Taufiq M.Ag, dalam acara seremonial prosesi wisudawan wisudawati Doktor ke 18, Magister ke 42, Sarjana ke 75, dan Diploma ke 24, mendapatkan perhatian khusus oleh seluruh hadirin yang hadir di acara tersebut.

Pesan mendalam atas nama rektor dan pribadi disampaikan dengan penuh makna kepada seluruh wisudawan dan wisudawati UIN Walisongo Semarang. Salah satu pesan yang disampaikan adalah mengenai pendidikan Walisongo, para Wali yang menyebarkan Islam di tanah Jawa.

“UIN Walisongo punya ruh Walisongo. Jiwa Walisongo yang ramah dan santun dalam berdakwah, serta tidak pernah menebar kekerasan, tetapi kasih sayang dan damai yang dikemas dan direpresentasikan kepada publik dan masyarakat. Itulah yang menyebabkan Walisongo berhasil dan sukses dalam berdakwah,” pesan rektor UIN Walisongo Semarang dalam sambutannya, Rabu (28/8/2019).

Rektor UIN Walisongo juga berpesan agar jiwa dan semangat Walisongo diharapkan hadir di tengah-tengah kehidupan para alumni Walisongo. Seperti berjiwa moderat, rahmatan lil ‘alamin, punya semangat berdakwah, serta mengajak kebaikan dengan cara yang baik dan tidak pernah membuat sakit hati orang lain.

Diharapkan para alumni UIN Walisongo menunjukkan dan memotivasi bangsa dan negara Indonesia dengan sikap tawadhu’ rendah hati, serta menyebarkan kedamaian sebagaimana yang diikrarkan dalam Sumpah wisudawan-wisudawati. (Rep:Jek/Ed:A.M)

Reporter: Jejek

Penulis: Jejek

Editor: Afif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here