Semarang, justisia.com-Untuk menghilangkan stigma buruk terhadap para imigran, UIN Walisongo Semarang menghelat Global Migration Film Festival (GMFF) di American Corner (Amcor) UIN Walisongo pada Rabu (04/12).

Acara yang digelar atas kerja sama antara UIN Walisongo dan IOM Semarang ini sebagai upaya menghilangkan stigma buruk terhadap para imigran di Indonesia.

Hal ini disampaikan dari perwakilan IOM, Elisabeth Diana, “Acara ini diselenggarakan untuk menghilangkan anggapan buruk dan diskriminasi kepada teman-teman imigran yang transit di Negara Kita,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Di akhir sambutannya, Diana, berharap, setelah diputarnya film “#387” persepsi para penonton bisa berubah terhadap para imigran.

GMFF ini dihadiri oleh beberapa teman-teman imigran dari Pakistan, Afghanistan, dan Somalia yang tergantung dalam IOM Semarang.

Selain itu, acara ini dihadiri juga oleh kominitas difabel Semar Cakep serta dihadiri langsung oleh camat Semarang Barat, Heru.

Selain pemutaran film, dalam acara yang dihadiri 50-an peserta ini dimeriahkan juga dengan penampilan dari IOM Semarang, Semar Cakep yang menyanyikan lagu “Keluarga Cemara” oleh Faizah dan dilanjutkan dengan pemutaran film “#387” dan diskusi film tersebut.

Reporter: Sidik
Penulis: Sidik
Editor: Harly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here