Justisia.com – Sambut Ramadhan 1440 Hijriah Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Falak bersama CSSMORA dan Pascasarjana Ilmu Falak UIN Walisongo adakan Rukyatul Hilal sebagai penentu awal Ramadhan 1440 Hijriah di Pelabuhan Kendal Minggu (5/5/2019) sore.

Tidak kurang dari 40 mahasiswa Ilmu Falak mengikuti acara tersebut. Pemilihan tempat di Pelabuhan Kendal mengingat di Semarang tidak terlalu banyak tempat yang bisa dipilih.

Faktor lain adalah, pertama karena faktor geografisnya. Pelabuhan Kendal cukup bersih dari penghalang-penghalang fisik yang ada di Azhimuth pandang. Faktor kedua karena di Pelabuhan Kendal bagian barat bukan kawasan perkotaan.

“Kalau tempat bebas dari penghalang-penghalang fisik Azhimuthnya layak untuk menjadi markas observasi hilal dan untuk Azhimuth pandang yang bebas dari penghalang-penghalang fisik itu kira-kira dari 240-300 derajat Azhimuth pandang. Nah ini bebas dari penghalang-penghalang fisik. Maka ini lebih layak dijadikan observasi, dari geografisnya dan dari faktor jauh dekatnya dari kota,” jelas Syaiqu Nahwandi.

Di Pelabuhan Kendal, posisi hilal tadi cukup tinggi, layak, dan memungkinkan untuk bisa dilihat. Ketinggian mar’inya (secara terlihatnya) 5 Derajat 35 Menit. Kemudian Elongasinya kisaran 6 Derajat lebih 30-an. Namun, karena tertutup awan Hilal belum bisa dilihat.

“Tadi ketika matahari terbenam, awan itu sudah sekitar lima derajat dari ufuk, memang tidak pekat dari bawah ufuk sampai ke lima derajat atasnya itu ditutup awan yang full tidak ada yang bolong-bolong gitu, akan tetapi kemudian bergeser-bergeser. Jadi sekitaran lima deajatan dari atas ufuk itu awan mengumpul, kalau disitu bersih mungkin kita bisa (melihat hilal),” papar mahasiswa S2 Ilmu Falak ini selaku pemateri.

Meski demikian, Syaiqu Nahwandi menyebutkan mendapat informasi bahwa di tiga tempat lain Hilal sudah terlihat. Yang pertama adalah di Brebes. Kedua di Tanjung Kodok Lamongan. Ketiga di Condrodipo Gresik.

Syaiqu menambahkan, jika sudah ada laporan tentang keberhasilan melihat Hilal, maka biasanya hasil dari Sidang Isbat diputuskan bahwa sudah masuk Bulan Ramadhan malam harinya sudah mulai Salat Tarawih dan esok harinya sudah mulai puasa. (Rep:Ayu,Yusuf/Red:Am)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here