Semarang, justisia.com-Ahmad Gurnayo selaku guru besar Ilmu Hukum menyatakan bahwa “RUU KUHP bukan lagi menjadi sebuah isu karena itu tidak ada alasan untuk ditolak semakin ditolak semakin lama semakin takut kita berubah”.

Dia juga menegaskan jika di Belanda saja rancangan undang-undang sudah berubah 450 kali mengapa di Indonesia masih mengadopsi RUU zaman kolonial yang pada dasarnya diterapkan abad 19, maka seharusnya di Indonesia juga dapat melakukan perubahan sesuai dengan tuntutan zaman, banyak masukan yg di berikan kepada DPR dalam perancangan RUU KUHP.

Namun, tidak semua masukan itu dapat dipergunakan karena harus menyesuaikan aspek-aspek yang menjadi standar pembuatan RUU KUHP. Bagi masyarakat belajarlah untuk menerima kekurangan untuk dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Sehingga perubahan itu dapat menghasilkan RKUHP yang lebih baik bagi Indonesia.

“Saatnya kita sudah tidak usah berbicara tentang persoalan substansi. Tapi bagaimana mahasiswa memberi dukungan,” ujarnya saat diwawancarai oleh kru magang justisia pada pukul 12.50 dibelakang gedung perpustakan kampus 3 uin walisongo Semarang.

Reporter : pluralisa, Leha, Emil
Writer: pluralisa
Editor: Hikmah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here