Gelombang Kaweruh: Yang Patah Tumbuh

0
229
Website | + posts

Semarang, justisia.com-DEMA Fakultas Syariah dan Hukum mengadakan acara Gelombang Kaweruh dengan tema “Yang Patah Tumbuh”. Acara tersebut diadakan di auditorium 2 kampus 2, Rabu malam (13/112019),

Diadakannya acara ini dalam rangka purna bakti dema fakultas syariah dan hukum UIN Walisongo periode 2018/2019.

Ketua panitia acara, Muhammad Waliudin menyatakan bahwa konsep acara Gelombang Kaweruh ini mengadopsi konsep pengajian maiyah atau pengajian majelis yang dipimpin oleh Emha Ainun Najib. Tema yang diangkat memang sengaja dibuat umum.

“Tema sengaja dibuat umum dan terkesan hambar karena nantinya forumlah yang akan menghidupkan tema tersebut”, ujar Waliudin.

Pengangkatan tema “Yang Patah Tumbuh” tersebut dianggap sesuai dengan kondisi negara Indonesia yang penuh dengan masalah pada saat ini, terutama masalah krisis komunikasi.

“Jadi sekarang ini kami melihat Indonesia sedang dalam krisis komunikasi. Dengan tema yang patah tumbuh ini kami harap dengan adanya masalah yang terjadi ini malah akan menumbuhkan semangat, spirit untuk membangun negara kita”, ungkap ketua panitia yang juga merupakan mahasiswa aktif Jurusan Hukum Pidana Islam.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Dr. KH. Ahmad Izzuddin, M. Ag. selaku wakil dekan III Fakultas Syariah dan Hukum dan Abdullah Ibnu Thalhah, M. Pd. selaku moderator pada acara tersebut.

Acara tersebut juga menghadirkan Habib Anis Sholeh Ba’asyin dari Pati dan Gus Abdullah Sukri dari pondok pesantren Buntet, Cirebon sebagai narasumber. Ada juga spesial perfrom dari Wakijo dan sedulur yang merupakan musisi Semarang.

Ketua panitia berharap kepada para peserta setelah mengikuti acara gelombang kaweruh dapat mengembangkan potensi dan kreatifitas untuk membangun negeri.

Reporter: Fajri
Penulis: Fajri
Editor: Harly

Baca juga:  LBH Semarang Gelar Diskusi Liberalisasi Pengelolaan SDA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here