Fakultas Syari’ah dan Hukum Gelar Pelepasan Calon Wisudawan

0
161

Semarang, justisia.com-Pelepasan calon Wisuda Sarjana ke-76 dan Wisuda Magister ke-41 fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo Semarang diadakan di Hotel Pandanaran pada Senin (18/11).

Wisuda kali ini fakultas Syari’ah dan Hukum meluluskan sebanyak 94 mahasiswa yang terdiri dari 86 mahasiswa S1 dan 8 mahasiswa S2.

Calon wisudawan program sarjana S1 jurusan Hukum Keluarga Islam (Akhwal Syakhsiyyah) terdiri dari 13 mahasiswa, jurusan Hukum Pidana Islam (Jinayah) sebanyak 11 mahasiswa, jurusan Hukum Ekonomi Syari’ah (Muamalah) terdiri dari 32 mahasiswa, jurusan Ilmu Falak sebanyak 21 mahasiswa, dan Jurusan Ilmu Hukum terdiri dari 10 mahasiswa, sedangkan calon wisudawan program Magister S2 jurusan Ilmu Falak sebanyak 8 mahasiswa.

Arja Imroni, Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum dalam sambutannya menyampaikan beberapa pesan untuk calon wisudawan.

“Jalani proses hidup ini. Semua mengalir. Setiap proses kita jalani dengan baik karena hidup ini adalah proses dan nilai atau prestasi kita tergantung dari proses tersebut,” ujarnya.

Ia juga menambahkan mengenai sunnatullah dalam kehidupan.

Baca juga:  UIN Walisongo Duduki Peringkat 15 di Ajang PIONIR IX

“Dalam pengalaman hidup yang empiris, Biasanya Allah punya yang namanya Sunnatullah. Siapa yang bekerja keras sunnatullahnya berhasil, siapa yang malas sunnatullahnya gagal,” tambah mantan sekretaris PWNU Jateng ini.

Di akhir sambutan beliau menambahkan bahwa ketika orang telah merasa pintar dan berhenti belajar maka saat itulah dimulai kebodohan.

Calon wisudawan terbaik program sarjana jurusan Hukum Keluarga Islam diraih oleh M. Bayu Badrul Huda, Jurusan Hukum Pidana Islam diraih oleh Novi Dwi Cahya Tambunan, Jurusan Hukum Ekonomi Syari’ah diraih oleh Taufiq Ali Romdloni, Jurusan Ilmu Falak diraih oleh Waliawati, Jurusan Ilmu Hukum diraih oleh Hermi Susilowati dan Program Magister Jurusan Ilmu Falak diraih oleh Unggul Suryo Ardi.

Eman Sulaiman, perwakilan dari Ikatan Alumni Fakultas Syari’ah dan Hukum mengatakan bahwa, “meskipun saudara sudah keluar, akan tetapi di pundak saudara sudah terlanjur menggunakan almamater UIN Walisongo, khususnya Fakultas Syari’ah dan Hukum serta dalam kondisi apapun, dimanapun saudara membawa nama baik Fakultas Syari’ah dan Hukum. Ini yang harus dijunjung tinggi,” ungkapnya.

Baca juga:  UIN Walisongo Umumkan Penambahan Kuota Wisuda Januari 2020

Pria yang menjadi moderator dalam Seminar Ilmu Hukum 2019 ini juga menambahkan, “Saudara-saudara nanti akan diseleksi kembali oleh sunnatullah. Saudara harus siap menghadapi kenyataan. kesuksesan yang saudara do’akan bisa saja dikabulkan oleh Allah dengan cara yang berbeda dari apa yang kita inginkan,” ujarnya.

Reporter: Evan, Alvin
Penulis: Evan, Alvin
Editor: Harly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here