Beda, Dosen Ini Memberikan Semangat Kepada Mahasiwa untuk Aksi

0
606
+ posts

Kampus UIN Walisongo Semarang mengeluarkan surat edaran agar tak meliburkan  kegiatan akademik. Namun, ada beberapa dosen yang mengijinkan mahasiswanya untuk mengikuti “kuliah” di Depan Gubernuran, Selasa, (24/09) pagi.

Sekretaris Jurusan Ilmu Hukum, Novita menyemangati mahasiswanya yang izin untuk melakukan aksi bertajuk “Reformasi Dikorupsi”.

“Gunakan usia dan Nurani kalian untuk membela kebenaran dan menghapus kemungkaran. Saya absen semuanya masuk. Semua kelasa IH besok ikut demo semua,” ujar Novita (23/09) melalui pesan singkat.

Berbeda dengan Novita, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Arja Imroni, menyarankan agar tetap izin sesuai etika perkuliahan. Dirinya meminta maaf kepada mahasiswa, belum bisa ikut turun jalan.

“Silahkan mas, biar tetap jaga etika bersama ijin juga kepada dosen jika hari ini ada kuliah. Mohon maaf saya tidak bisa turun ke jalan, ada tugas lain yang harus segera diselesaikan. Hidup mahasiswa,” tuturnya

Wakil Dekan I FSH, Ali Imron memilih tidak ambil pusing apabila kelasnya kosong gegara demo. Pasalnya ia akan mengajar apabila kelas itu terdapat mahasiswanya.

“Saya tidak melibarukan kuliah. Kalau semua mahasiswa tidak ada di kelas, maka tidak ada perkuliahan. Gitu aja kok repot,” kata Ali Imron

Aksi yang diinisiasi oleh Aliansi Semarang Raya akan “kuliah” di depan gubernuran dan bakal dihadiri oleh ribuan mahasiswa dari kampus-kampus di Semarang. 

Reporter : Jejek
Editor : Afif

Baca juga:  Tidak Transparan, Dema Minta Maaf Terkait Penyelenggaraan Orsenik 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here