Semarang, justisia.com-Masyarakat selalu menilai orang-orang yang terkena HIV adalah orang yang tak bermoral dan bejat. Karena virus tersebut berasal dari sex bebas, LGBT, narkoba, dan perbuatan negatif lainnya. Namun, jika melihat sisi lain dari HIV, virus tersebut bisa saja tidak berasal dari apa yang menjadi stigma masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Ahmad Faizin, salah seorang narasumber dalam acara Seminar Hari AIDS sedunia, yang mana beliau sendiri sudah didiagnosa terkena virus HIV.

“Bagaimana jika seorang istri yang melayani suaminya, kemudian suaminya meninggal, dan ternyata si istri tersebut tertular HIV karena suaminya terkena virus HIV? Apakah istri tersebut dapat dikaitkan dengan isu moral?” Pertanyaan beliau kepada para audien.

Dalam seminar di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo tersebut, Ahmad Faizin yang sudah terkena virus HIV menceritakan bahwa beliau saat ini bahkan memiliki istri dan anak. Dan herannya, istri dan anak beliau tidak terkena virus itu.

Tips beliau dalam menjalani kehidupan dengan keluarganya adalah konsultasi dengan medis, dan selalu meminum obat anti-retroviral (ARV) sepanjang hidupnya.

“Motivasi istri saya untuk menjalani kehidupannya bersama orang yang terkena HIV seperti saya adalah ingin membantu perjuangan saya, bahwa orang-orang yang terkena HIV tidak harus dikucilkan” Ujar beliau saat diberi pertanyaan dari audien.

Sebelumnya pada tahun 1980 beliau sudah memiliki istri, tetapi kemudian istri beliau meninggal pada 2003 karena tertular virus tersebut. Pasalnya beliau pada saat itu belum mengetahui tentang HIV, bahkan dokter yang menangani istrinya juga tidak mengetahui gejala virus itu.

“Wahai saudaraku, jangan pernah menghina orang-orang yang berdosa, seakan-akan kalian tidak pernah berdosa. Manusia yang terlihat baik, kuat, suci, karena kejelekannya, kelemahannya, dan AIDS nya ditutupi oleh Allah subhanahu wata’ala” Pesan beliau di penghujung seminar itu.

Reporter: Popo
Penulis: Popo
Editor: Harly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here