Partisipan Mahasiswa pada Jiangsu Education Expo 2019 sedikit, Kelas Dikosongkan

0
179

Semarang, justisia.com- Animo mahasiswa UIN Walisongo terhadap acara-acara kampus sangat besar. Namun, hal tersebut tidak menjamin mahasiswa hadir dalam acara-acara yang sudah mereka daftar.

Pada acara Jiangsu Education Expo 2019 yang digelar di Auditorium 2 kampus 3 UIN Walisongo Semarang pada Jum’at (25/10), 600 mahasiswa sudah mendaftar secara online.

Tetapi, faktanya, saat Imam Taufik, rektor UIN Walisongo memasuki auditorium, hanya sedikit mahasiswa yang menghadiri acara tersebut.

Hal ini membuat pria berbaju batik itu menginstruksikan untuk meminta bantuan Dekan setiap fakultas agar mahasiswa mengosongkan kelas dan menghadiri acara Jiangsu Education Expo 2019.

Kelas yang dikosongkan pada Jum’at, Pukul 10.00 WIB mayoritas adalah kelas yang ada di kampus 3, tetapi juga ada kelas dari fakultas Ushuluddin.

Mahasiswa yang diminta untuk mengosongkan kelas bahkan tidak heran dengan permintaan itu.

“Paling buat menuhin auditorium aja, karena yang datang kan sedikit,” ujar Nila Masruroh, mahasiswa fakultas Syari’ah dan Hukum.

Kurangnya rasa hormat terhadap acara tersebut mendapat tanggapan dari Ahmad Syifa’ul Anam, kepala pusat layanan internasional. “saya menghimbau kepada mahasiswa untuk menghargai waktu lah, dan menghormati tamu, apalagi ini tamu kita kan dari Cina,” tutur dosen Fakultas Syari’ah dan Hukum itu.

Baca juga:  Syaiful Anam: JEE 2019 Pemicu Student Exchange dan Penelitian Bersama

Reporter: Popo, Ike, Fajri, Musyaffa
Penulis: Popo, Ike, Fajri, Musyaffa
Editor: Harly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here