Semarang, Justisia.com – Pemuda Gereja mengadakan acara Sarasehan Kebangsaan di Gereja Bethel Tebernakel (GBT) Kristus Alfa Omega pada Senin (4/3/2019). Acara yang turut mengundang umat muslim ini merupakan acara yang perdana kali dilaksanakan dan terselenggara atas inisiatif Pemuda Gereja.

“Kalau acara ini memang inisiatif dari kami anak Pemuda Gereja Bethel Tabernakel karena awalnya kami merasa perlu belajar membangun relasi terutama dengan teman-teman muslim karena memang kami merasa selama ini dalam kehidupan iman cukup. Tapi, disisi lain untuk kehidupan dalam konteks sosial dan berbangsa selama ini kami merasa sangat kurang. Jadi, kami yang dari anak-anak muda berinisiatif untuk minimal membangun relasi  dari pertemuan, ngobrol,” ujar Ketua Penyelenggara Yogi Santoso saat ditemui kru Justisia.com di lokasi, Senin (4/3/2019).

“Pada awalnya [] waktu itu berkenalan. Terus kita datang ke eLSA. Kebetulan Hery mahasiswa UNIKA (sebelumnya) pernah tau Gus Tedy saat dalam suatu acara. Nah lewat Hery itu akhirnya saya dengan beberapa temen menemui di eLSA. Ngobrol-ngobrol. Ya kenalan. Akhirnya acara ini yang pertama kali kita buat,” ungkap pria 31 tahun tersebut.

Acara inti dari Sarasehan Kebangsaan ini adalah Dialog Lintas Iman. Dialog membahas tentang mensejahterakan sekitar adalah bagian dari kesejahteraan diri serta perihal ikhwal menghargai pemimpin.

“Dari kami sendiri memang sadar untuk belajar karena kami merasa sangat perlu belajar dari teman-teman muslim, NU, Gus Tedy, dan lain-lain untuk menambah wawasan. Kedepannya, kami ingin lebih jauh saling mengenal dan relasi tetap berjalan. Kami yakin jika kita mampu menjaga relasi pasti akan banyak hal yang bisa kita lakukan bersama,” ungkap Yogi yang juga merupakan Ketua Pemuda Gereja tersebut.

Ia mengaku sangat senang bisa berbagi ilmu dengan umat muslim.

“Ternyata memang tidak semua muslim itu radikal. Tidak semua tentang hal jahat, pembunuhan atau hal yang buruk,” imbuhnya.

Bulan April Pemuda Gereja berencana akan mengadakan kunjugan ke Masjid Agung Jawa Tengah.

“Kami juga sudah (melakukan) perkenalan dengan pengurus Masjid Agung Jawa Tengah,” seloroh Yogi.

Acara diakhiri dengan menyanyikan lagu Yalal Wathon secara serentak diikuti dengan doa bersama. (Rep:Ruzda,Hikmah/Red:Am)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here