Wakil Rektor II Klarifikasi Carut Marut Barrier Gate

0
339
Wakil Rektor II Bidang Admistrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Prof Dr. H Imam Taufiq, M.Ag. Sumber foto: http://asatu.id

Justisia.com – Pemberlakuan barrier gate untuk meningkatkan keamanan menimbulkan beberapa masalah yang tidak dapat disangkal. Mulai hari pertama diberlakukan sudah banyak komplain dari mahasiswa terhadap kebijakan baru tersebut. Keluh kesah tersebut menjadi masukan bagi pihak kampus untuk melakukan perbaikan.

“Barrier gate merupakan sebuah program untuk menjaga kewibawaan, kedisiplinan, dan kenyamanan kampus. Namun apabila belum terwujud sempurna hal tersebut masih proses,” kata Wakil Rektor II, Imam Taufiq saat ditemui di acara peresmian Ground Breaking UIN Walisongo, Selasa, (14/8).

Pihak kampus juga sudah melakukan perbaikan dari bulan Juli karena program baru yang monumental harus dilakukan dengan cermat.Imam Taufiq menyadari masih adanya kekurangan. Oleh karena itu, kami akan mendorong perbaikan terus menerus termasuk kaitannya dengan connecting server.

Dia juga mengatakan sudah memberlakukan jalur tambahan dipintu masuk kampus 3. Mengingat volume kendaraan roda 2 yang relative lebih tinggi.

“Sudah ditetapkan oleh pimpinan kalau pintu masuk bisa dari kampus 2 atau kampus 3. Sedangkan pintu keluar seluruhnya dari kampus 2,” bebernya.

Imam Taufiq menjelaskan satu gerbang di kampus 3 berfungsi untuk jalur truk pembangunan gedung baru. Jadi untuk gerbang jalur truk tidak untuk sembarang orang. Khusus petugas proyek yang menggunakan nametag diperbolehkan keluar masuk.

“Disana juga akan ada satpam khusus dari PT. Adhikarya,” imbuh Guru Besar dari Fakultas Ushuluddin dan Humaniora tersebut.

Menyambut mahasiswa baru pada PBAK, Imam menganggap kondisi saat ini masih normal meskipun macet. Kampus juga sudah menyiapkan tim satpam, tim konsultan, dan tim kampus. Itu semua untuk lebih efektif mengatasi persoalan barrier gate.

“Saya minta pada pihak kampus untuk sabar dan siaga memperhatikan kondisi ini. Ini butuh perbaikan, butuh masukan yang proporsional juga,” papar Pengasuh Pondok Dafa Be-songo ini.

Terakhir, Imam mengatakan kartu parkir berbayar akan diberlakukan kalau semua sudah sehat. Untuk motor 1000 dan mobil 3000. Saat ini kartu parkir sudah dibagikan ke semua fakultas. Untuk mahasiswa baru sendiri akan menerima kartu parkir setelah PBAK. (Salwa/Syaifur).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here