Suparman Soroti Dugaan RAB Orsenik yang Tidak Transparan

0
309

Semarang, justisia.com – Wakil Rektor III, Suparman Syukur menyoroti dugaan panitia orsenik yang tidak transparan terkait rencana anggaran dan belanja (RAB).

Suparman, sapaan akrabnya, mengatakan belum bisa mengambil sikap terkait hal tersebut benar.

“Kita berharap Mahasiswa, Dema U, dan Sema U bisa menyelesaikan dengan baik. Karena semua kepanitian ini murni dari mahasiswa, tidak ada dosen yang terlibat didalamnya,” kata Suparman setelah Closing Ceremony pelaksanaan Orsenik 2018 di Lapangan Kampua III, Minggu (23/9) malam.

Dia menambahkan terkait ada penyelewengan dana. Kami akan memastikan apakah benar atau tidak.

“Tentu kita akan mengevaluasinya, karena semua kegiatan harus ada evaluasi. Kurang lebihnya kita bisa koreksi agar ke depan bisa lebih baik lagi. Saya kira itu hal yang biasa. Harus ada evaluasi kalau baik ditingkatkan dan kalau kurang baik kita perbaiki,” beber dosen Fakultas Ushuludin dan Humaniora.

Disinggung soal anggaran orsenik yang terlampau dikit. Suparman mengatakan untuk kedepannya tentu harus kita tingkatkan.

“Karena mahasiswa kita setiap tahun semakin bertambah dan kegiatannya bertambah. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Terkait dana yang dianggarkan untuk orsenik itu tidak sepenuhnya turun. Menanggapi hal tersebut, Suparman menjelaskan harus ada dana margin eror. Jadi untuk jaga-jaga supaya kalau ada hal-hal yang sifatnya sangat penting maka itu harus dialokasikan juga marginnya.

“Semuanya itu untuk kegiatan dan tidak harus dihabiskan semuanya. Itu sudah aturannya,” tukasnya. (J/redaksi)