Rumah Bumi

0
214
Sumber Foto: KissPNG

Oleh: Sayyida Mahmudatun Nisa

 

Tak tahu,
Aku tak mengerti
Mengapa semesta begitu lucunya kepadanya
Mematik rasa yang kian lama dibaluti luka
Dan menambah lara

Aku hanyalah jiwa yang menuntut keadilan
Tentang apa dan bagaimana aku dihadirkan
Untuk sekedar meneduhkan,
Atau tempat khayalan?

Aku melihat semua tata cara yang menepi ke arahku
Tentang tata cara mereka yang tertawa
Berbicara atau berbincang dengan naluri sendiri
Indah bukan?

Tapi ada mereka yang sibuk menghancurkan
Bukan hanya tentangku,
Tapi tentang mereka yang ingin menepi ke arahku
Mereka jadi tak punya rumah untuk sekedar kembali berhalusinasi

Hadirku sebab Tuhanku,
Tapi hilangku sebab mereka yang menghancurkan
Ya aku mengerti,
Aku tak lain hanya sebuah pohon yang tak punya hak asasi
Bahkan untuk sekedar menemani hati-hati yang tersakiti