Semarang, Justisia.comUjian Akhir Semester (UAS) semester gasal tahun ajar 2018 mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo disuguhkan model ujian berbasis online. Hal ini mengharuskan setiap mahasiswa memiliki alat sebagai akses untuk menjangkau laman yang disuguhkan.

Masykur, mahasiswa Semester 5 Jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI) mengaku kesulitan ketika mengerjakan UAS menggunakan sistem online. Hal ini ia sampaikan karena ketika hendak membuka laman soal UAS berkali-kali laman yang dituju menunjukkan respon tidak bisa dijangkau.

“Kalau begini terus ya waktu saya habis buat nunggu loading,” ujarnya saat mengerjakan UAS online salah satu mata kuliah, Jumat (28/12/2018).

Masykur menyesalkan karena pengerjaan UAS yang harus dikerjakan di kelas.

“Kalau dikerjakan di tempat yang jaringannya terjangkau ya tidak masalah, karena kadang jaringan ada kadang enggak,” tambahnya.

Menurutnya, untuk sistem pengerjaan UAS di tahun depan lebih baik menggunakan model konvensional seperti yang dilakukan sebelum-sebelumnya.

“Menurut saya (UAS) dengan cara tulis atau lisan itu lebih efektif,” tutur Masykur.

Tidak hanya Masykur, Arif teman sekelas Masykur juga mengungkapkan kekecewaannya karena gawai yang ia miliki kurang mendukung.

“Pas saya mau mengusap layar ke bawah secara tidak langsung jawaban saya juga ikut berganti, jadi pas ada cek skor ternyata benar jawaban saya berubah pas saya mengusap layarnya,” terang Arif dengan nada kesal.

Berbeda dengan Masykur ataupun Arif, Umi mahasiswa Semester 5 Jurusan HKI memberi respon positif terhadap pengadaan UAS berbasis sistem online.

“Pendapat aku, selama internet lancar si enak aja. Terus aku ngerasanya kayak lebih nyantai, waktunya lebih panjang, asal ada internet. Toh soalnya juga gak terlalu banyak makan tenaga kayak resume. (di UAS online) kita cuma ngisi soal doang,” kata Umi kepada tim redaksi Justisia.com via pesan daring, Kamis malam (27/12/2018).

Hal senada juga diungkapkan oleh Diana, teman sekelas Umi, menurutnya UAS online sangat menyenangkan karena pengerjaannya mudah dan lebih efisien asalkan koneksi jaringan lancar.

“UAS sistem online itu sebenernya enak soalnya lebih efisien enjoy gitu lho kan yang penting (koneksi) pake wifi,” ungkapnya. (Rep:Aff/Ed:Muft)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here