Semarang, Justisia.com – Peringatan haul Presiden RI ke-4 Abdurahman Wahid atau Gus Dur kembali digelar di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Kamis (27/12) malam. Acara diisi dengan dialog pemikiran Gus Dur oleh sahabat-sahabat Gus Dur dari berbagai agama.

Ketua panitia acara, Azid menerangkan peringatan haul kali ini mengangkat tema “Meneladani Perjuangan Gus Dur”. Dia menambahkan tujuan memilih tema tersebut agar para generasi Gusdurian lebih melek terhadap perjuangan Gus Dur.

“Meneladaninya sebagai bekal nilai dasar Gusdurian dan mengamalkannya di dunia nyata maupun di dunia maya,” kata mahasiswa Unwahas tersebut.

Ia menambahkan momentum haul ini diharapkan selain untuk mengenang kembali jasa-jasa Gus Dur juga meneladani sikap dan nilai pemikiran yang diwariskan Gus Dur.

“InsyaAllah kami bersama teman-teman Gusdurian Unwahas akan selalu siap menjadi benteng Ahlussunnah wal Jamaah dan menjaga NKRI,” ujar ketua Gusdurian Unwahas, Dien Tajul.

Dia mejelaskan bahwa sebaiknya anggota pengagum Gus Dur setidaknya menjalankan tiga rumus Gus Dur, yaitu intlektual, spirit, dan aktualisasi.

Narasumber dalam dialog pemikiran Gus Dur kali ini diisi oleh rektor Unwahas, Prof. Dr. Mahmutarom, S.H, M.H., dan ketua Asosiai Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (APTINU), Prof. Dr. Noor Ahmad, MA. (Rep:Faiz/Ed:Muft)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here