Gembong Amijoyo Tokoh Cerita Singo Barong Khas Blora Ramaikan PBAK 2018

0
357
Tarian Singo Barong dari Blora yang menghibur peserta PBAK UIN Waisongo Semarang 2018, Senin (27/08). foto: Huda

Justisia.com – Parade budaya ditampilkan dari berbagai UKM Mahasiswa menghibur peserta Pengenalan Budaya Akademik dan Keilmuan (PBAK) sebelum acara pembukaan usai. Salah satu yang manarik perhatian yaitu penampilan Tari Singo Barong yang di bawakan keluarga Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Blora (Impara).

“Kami ingin menjunjukan kepada kalangan luas, bahwa Blora sebagai salah satu daerah yang kaya dengan keragaman budayanya, salah satunya Tari Barongan ini,” ujar ketua Impara, Miftahul Huda saat diwawancarai justisia.com, Senin (27/08) sore.

Huda juga mengatakan, keterlibatan Impara semata untuk mesukseskan PBAK tahun ini. “Keberadaan Impara di Walisongo juga bisa dirasakan secara luas, dengan kita turut memeriahkan PBAK ini. Sudah menjadi kewajiban kita semua,” imbuh mahasiswa jurusan Tafsir Hadist tersebut.

Persiapan yang matang sudah dilakukan, untuk menghasilkan performa yang baik sesuai harapan. Dan tentunya bisa menhghibur para hadirin.

“Kita persiapan sudah jauh-jauh hari sebelum hari H tiba. Mulai dari menyiapkan persoanil yang akan tampil, sewa alat perlengkapan, dan keserasian gerakan. Agar hasilnya memuaskan,” tandasnya.

Ia menambahkan, dipilihnya Tarian Singo Barong untuk ditampilkan karena kesenian ini, menjadi salah satu yang ikonik dari daerah Blora. “Perlu dikatahui bahwa Tari Singo Barong sebagai kebudayaan asli Blora, yang sudah umum digelar hingga desa-desa,” jelas Huda.

Konon cerita Tari Barongan berasal dari iring-iringan prajurit berkuda yang mengawal Raden Panji Asmarabangun dan Singo Barong. Dalam Tarian Barongan ada sosok sentral yang kuat yaitu Gembong Amijoyo yang berarti harimau besar dan berkuasa yang gerakan tariannya ditirukan penari disekelilingnya.

“Selain tokoh Singo Barong, dalam cerita ini ada juga sosok yang lain, mereka dikenal dengan istilah Bujangganong, Gendruwo, dan pasukan berkuda,” pungkas Huda dengan semangat. (rep: mufti)