DEMA dan HMJ Fakultas Syariah dan Hukum Gelar Open Rekrutmen Kepengurusan Baru

0
116
suasana seleksi calon anggota Dema dan HMJ Fakultas Syariah dan Hukum, Jumat (28/12). foto: Rizka. Justisia

Semarang, Justisia.com – Pasca Pemilwa 2018 Dema hingga HMJ terpilih melakukan open rekrutmen kepada seluruh mahasiswa yang ingin menjadi anggota kepengurusan.

Ketua HMJ Ilmu Falak 2018 Mahfudz menyampaikan bahwa antusiasme mahasiswa untuk mendaftar HMJ dan Dema cukup tinggi. Peserta yang mendaftar tercatat pada hari itu sebanyak 250 mahasiswa untuk HMJ sedangkan untuk DEMA sendiri sebanyak tujuh puluh peserta.

Namun, terkait kuota penerimaan anggota DEMA dan HMJ baru akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

“Mahasiswa yang berpartisipasi untuk tahun ini lumayan banyak dibanding tahun kemarin. Dan untuk HMJ akan dipilih sesuai kebutuhan nantinya, atau tergantung kondisi setiap jurusan itu membutuhkan berapa anggota, sedangkan untuk DEMA sendiri membutuhkan tiga puluh anggota yang akan diambil,” ujar Ketua HMJ Ilmu Falak 2018, Mahfudz, Jumat (28/12/2018).

Kriteria semester juga menjadi salah satu persyaratannya. Maksimal semester 3 (tiga) untuk pengurus HMJ dan semester 5 (lima) untuk pengurus Dema.

“Untuk HMJ sendiri kita ambil dari mahasiswa semester satu sampai tiga. Untuk mahasiswa 2018 syaratnya mereka pernah mengikuti workshop hukum. Sedangkan untuk DEMA dapat diikuti oleh mahasiswa semester tiga sampai lima, namun untuk tahun ini semester tujuh dapat ikut mendaftar,” sambung Mahfudz.

Pengurus DEMA 2018 Muhamad Fadlzy Al-Humam, mengaku pengalaman organisasi itu sangat penting. Organisasi apa yang diikuti, jabatan dalam organisasi tersebut, serta seberapa besar kesibukannya.

“Banyak anggota yang telah terpilih kurang memprioritaskan HMJ maupun DEMA, karena mereka mengikuti banyak organisasi. Sehingga mereka akan kurang bisa membagi waktu antara tanggung jawab HMJ ini,” terang mahasiswa yang pernah menjabat Ketua HMJ Hukum Keluarga Islam 2017 tersebut.

Dema Fakultas terpilih Muhammad Syarif Hidayat, menyampaikan bahwa siapa saja nanti yang membantunya di Dema dan HMJ agar mampu bekerja sama dengan sungguh-sungguh untuk kemajuan fakultas.

“Elemen lembaga intra harus bisa bekerja sama dan harus bisa bersinergi bersama, karena hal itu berkaitan dengan kemajuan Fakultas Syariah dan Hukum. Hal tersebut bertujuan agar taring yang sebenarnya sudah dikenal sejak lima tahun sebelumnya itu muncul kembali,” pungkas mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syariah tersebut. (Rep:Riska/Ed:Mufti)