MAJT Tuan Rumah Peringatan INOMN

0
230
Para pembicara dalam acara International Observation The Moon Night (INOMN) di Aula MAJT, Sabtu (28/10). foto: Haly.doc
Para pembicara dalam acara International Observation The Moon Night (INOMN) di Aula MAJT, Sabtu (28/10). foto: Haly.doc

Justisia.com-International Observation The Moon Night (INOMN) yang dipersembahkan oleh enam komunitas CSSMoRA (Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs) UIN Walisongo Semarang, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Falak UIN Walisongo, Himpunan Astronomi Amatir Semarang (HAAS), Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah Semarang dan Tim Hisab Rukyat Mesjid Agung Jawa Tengah bertempat di Mesjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Sabtu (28/10).

INOMN adalah acara yang digelar untuk memperingati hari observasi sedunia, dimana terdiri dari dua agenda, yaitu pemberian materi dan observasi bulan yang dimulai dari sekitar pukul 20:00 WIB hingga 22:00 WIB.

Ketua panitia acara, Muhammad Toyfur menyatakan bahwa ini adalah acara perdana yang melingkupi skala nasional. “Tahun ini kita mencoba bekerja sama dengan komunitas falak se-Indonesia dengan cara bekerja sama dengan astronom yang terkait. Bahkan menurut NASA, hari ini adalah hari observasi di dunia,” ungkapnya.

Dipilihnya MAJT sebagai tuan rumah karena tempat yang strategis untuk observasi benda-benda langit.

“Karena MAJT sudah dikenal orang banyak, sehingga pengunjung ramai berdatangan setiap harinya. Di samping itu juga tempatnya luas. Kita bisa memilih spot dari pojok ke pojok. Kalau saya tidak salah, cahaya di sini tidak terlalu banyak karena masih ada ruang-ruang kosong yang gelap jadi mudah untuk observasi benda-benda langit,” lanjut mahasiswa semester V jurusan Ilmu Falak UIN Walisongo tersebut.

Selain INOMN, event-event besar akan kembali dilaksanakan di MAJT pada bulan-bulan berikutnya. Selain sebagai Masjid, MAJT dapat menjadi tempat observasi yang strategis.(red: Hrly/ed:Muft)