Kasus Ade Sara, Buat Orang Tua Mahasiswa Cemas

1
144
ade sara
doc. merdeka com

Justisia.com– Heboh kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto (19), salah satu mahasiswa Universitas swasta Jakarta oleh sejoli Ahmad Imam Al-Hafidz (19) dan Assyifa (19) ternyata membuat cemas para orang tua mahasiswa IAIN Walisongo. Usia belia dan status mahasiswa oleh korban maupun pelaku menjadi alasan atas kekhawatiran para orang tua mahasiswa. Menurut polisi, seperti yang dilansir di detik.com pada 07/03, motif pembunuhan tersebut adalah sakit hati dan cemburu. Diketahui bahwa korban, Ade Sara merupakan mantan kekasih pelaku, Hafidz. Sedangkan Syifa, merupakan pacar baru Hafidz, yang merasa cemburu dengan korban dan takut kekasihnya kembali pada korban.

Masalah percintaan  yang berujung maut tersebut sangat disesalkan banyak pihak. Dimana permasalahan yang tergolong sepele dan sering terjadi dikalangan anak muda tersebut harus berakhir tragis. Sehingga wajar jika kasus ini membuat khawatir para orang tua mahasiswa. Seperti yang dituturkan oleh Annisa, mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Walisongo asal Lampung tersebut mengungkapkan sejak heboh kasus Ade Sara di media orangtuanya sering telfon dan menghawatirkan keadaanya. “Iya setelah ada berita pembunuhan Ade Sara,  bapak ibu sekarang jadi sering telfon, mungkin takut hal tragis tersebut menimpa anaknya juga.” Putri dari Suwarno dan Sri Rizky Wahyuni tersebut juga menuturkan bahwa orang tuanya memberikan banyak nasehat untuk menjaga dirinya. “Bapak banyak memberikan nasehat, terutama untuk tidak langsung percaya kepada orang yang baru kenal apalagi kalau diajak ketemu.”

Senada dengan Annisa, Umi, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Walisongo asal Pati juga mengungkapkan kekhawatiran orang tuanya paska adanya berita ini. Sejak merebaknya kasus pembunuhan Ade Sara di televisi, orang tuanya merasa cemas dengan keadaanya di Semarang. Menurut Umi, bapaknya langsung menelfon dirinya yang di Semarang dan menasehatinya agar berhati-hati. “Wajar kalau orang tua saya khawatir, karena memang pembunuhan Ade Sara sangat tragis. Saya juga miris melihat berita tersebut dan tidak menyangka kalau pembunuhan keji tersebut dilakukan mantan pacarnya sendiri.” Tutur Umi kepada justisia. (Anis/J)