Tuesday, August 21, 2018

Toxic yang Menawan

Oleh : M. Ainul Yaqin Kilau kemilau sorotan lampu damar Dipadu hiasan lilin pada deretan meja Ku nikmati malam dengan secangkir kopi Hitam pekat warnanya namun nikmat rasanya Nampak jelas ku lihat...

Dipeluk Malam yang Senyap

Oleh: Salwa Nida Mataku menelisik tajam Melirik-lirik barang yang tak berbayang Langkahku terjeda dalam jengkal panjang Tubuhku lemas, denyutku tetap, pandang mataku terbatas Gelap menggulung setitik cahaya Denting di dinding menggertakkan sunyi Aku tersungkur...

Kota Lamaku, Memahat Pilu

Oleh: Alhilyatuz Zakiyah Fillaily Kau pernah menjelma bengis Lautmu airmata menghujani tanah-tanah Gedung-gedung membisu menghilang dari pikiran anak-anak Kemudian lara menjelma patung-patung, yang menyinggahi masing-masing diri Kehangatan memulai memenuhi jiwa Sekarang, bukan melawan!...

Kedua Bola Mata

Adalah petualanganku memahami bahasa yang rumit

Cahaya Ilmu

Kelu bibir tak sanggup berkata Mata engan memejam dalam kegelisahan Kelok hari nan kian memuai Melampaui batasan sanubari Cahaya nan silau... Menerka gelapnya pengetahuan Berkgelut dengan pemikiran nan elok Bersandar dan berlari Menuju arah yang...

Melodi Perdamaian

Oleh: M.Nur Arif Afendi   Bisikanmu adalah suaraku Nadamu adalah nadiku Damaimu tantanganku Syukurmu menjadi senyumku Amanmu wujud bahagiaku   Nada tangga ketegangan Berbisik dengan rindangnya hutan Gertakan, Hentakan, bahkah Pijakan Gertakan ketakutan Hentakan dalam jiwa Pijakan pada Tuhan Tuhan Kuselipkan syair...

BACA LAINNYA