Perempuan Mahardika Adakan Pelatihan Sensivitas Gender untuk Laki-laki

0
43
Doc. Ivan zulk

Justisia.com – Perempuan MahardHika sukses adakan Pelatihan Meningkatkan Sensitivitas Gender Kepada Laki-laki Muda Kampus di Ario Hotel Jakarta Pusat. Pelatihan berlangsung selama 3 hari mulai hari sabtu tanggal 2 hingga 4 Juli 2022, Sabtu (2/7).

Kegiatan ini mengundang 15 peserta dari berbagai kaum muda dari berbagai perguruan tinggi. Ke-15 peserta yang turut ikut andil dalam kegiatan pelatihan ini terdiri dari LPM Justisia UIN Walisongo, Great UPI Bandung, Amnesty UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, BEM Sastra Inggris UNJ, BEM UPN Veteran Jakarta, LPM Institute UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jemari Institut Kesenian Jakarta, Jentera Law School, BEM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dan berkolaborasi dengan Konsorsium We Lead dan Global Affairs Canada (GAC).

Kegiatan pelatihan bertajuk peningkatan Sensitivitas Gender Pada Laki-laki Muda Kampus ini di fasilitatori oleh salah satu dosen IAIN Syekh Nur Jati Cirebon, Wakhit Hasim. Kegiatan pelatihan ini dibagi menjadi 3 sesi Kegiatan acara selama 3 hari.

Dalam sesi pertama di hari sabtu membahas tentang “Pengenalan Konsep Dasar Gender”, para peserta diajak untuk mengenal konsep dasar dari gender menggunakan metode andragogi yaitu berdasarkan pengalaman.

Di sesi kedua hari minggu diisi materi ‘Mengenali Bentuk-bentuk Ketidakadilan Gender dan Dampaknya pada Perempuan’ Dan memahami ‘Bentuk-bentuk Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kampus’.

Sedangkan di sesi terakhir hari senin peserta diajak untuk ‘memahami posisi dan peran laki-laki dalam perjuangan mewujudkan kesetaraan gender’.

Menurut Mutiara Ika Pratiwi selaku Ketua Perempuan Mahardhika mengatakan, tujuan diadakannya program Pelatihan Meningkatan Sensitivitas Gender Untuk Laki-laki Muda Kampus ini bertujuan guna menambah perjuangan gender yang seringkali diidentifikasi hanya pada perempuan. Padahal perjuangan gender merupakan tanggung jawab kita bersama. Menurutnya, pelatihan ini diharapkan bisa membentuk laki-laki yang mampu menjadi edukator sebaya bagi teman teman laki-laki muda lainnya di kampus.

“Menambah kekuatan perjuangan gender yang biasanya hanya sering diidentifikasikan hanya pada perempuan,” tutur Ika.

Daffa sebagai salah satu peserta mengunggapkan hal yang sama. Menurutnya, Adanya pelatihan yang di gelar oleh Perempuan Mahardika menambah banyak pengetahuan baru bagi dia.

“Dengan adanya pelatihan ini kita merasa banyak pengetahuan baru, konsep yang paling mengena itu Konsep dasar yang sangat penting apa itu Gender dan berbeda dengan seks sebagai bawaan dari Tuhan dan Gender di sini sebagai bagian dari konstruksi sosial,” tambah Daffa BEM UPN Veteran Jakarta. (Penulis.Ivan/Red.Mzkr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here