Tiga Tahun Terakhir, Jumlah Maba UIN Walisongo Meningkat

0
169

Jumlah penerimaan mahasiswa baru UIN Walisongo meningkat selama tiga tahun terakhir. Data yang diperoleh oleh Divisi Riset dan Litbang Justisia, pada tahun 2016 berjumlah 3668 mahasiswa. Meningkat di tahun 2017 sebanyak 3844 orang. Pada tahun 2018 UIN Walisongo menerima 4.105 mahasiswa.

Kenaikan dari ini dipicu oleh penambahan jurusan baru, seperti Imu Seni dan Arsitektur Islam di FUHUM dan Manajemen Haji dan Umroh FDK. Serta tiga fakultas baru, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, dan Fakultas Sains dan Teknologi.

Kenaikan sejumlah 176 mahasiswa dari tahun 2016 ke 2017 dipicu pertambahan kuota di fakultas-fakultas baru. Penambahan jurusan baru pun menambah jumlah mahasiswa sebanyak 261 di tahun 2018.

Dampak positif dari kenaikan mahasiswa baru menggambarkan bahwa UIN Walisongo dipercaya oleh masyarakat untuk menjalankan roda pendidikan tinggi. Basis pondok pesantren dan non pondok pesantren sudah mulai bisa berbaur sesuai dengan visi unity of science.

Kepercayaan inilah tidak bisa diulang pada periode berikutnya. Kampus harus memberikan pelayanan prima terhadap mahasiswa. Mulai dari fasilitas, keamanan, serta kenyamanan warga kampus dalam menjalani aktivitas.

Peningkatan kualitas lulusan tidak hanya mandek dalam bentuk proposal belaka. Ia harus mampu menjawab kebutuhan-kebutuhan mahasiswa (milineal) dari berbagai daerah. Setali tiga uang biaya kuliah semakin meninggi, kampus tak boleh mempermainkan mahasiswanya dalam pelayanan dan fasilitas.

Apakah semakin banyak menerima semakin mudah meluluskan ? Atau sebaliknya ? (Div. Riset)